PERJALAN MENUJU ISRAEL BERSAMA Pdt Ivan

Retreat Gereja Tiberias Indonesia di Tanah Perjanjian
GO ISRAEL ... Experience His Miracle and His Power through the Land of The Bible ...
TEL AVIV – TIBERIAS (GALILEA) – KANA – NAZARET –
BETLEHEM – JERUSALEM – LAUT MATI + HONGKONG
23 NOVEMBER – 03 DESEMBER 2009 ( 11 HARI )
Bersama : Pdt. Ir. Ivan Tanudjaja, M.A

HARI 01 / SENIN / 23 NOVEMBER 2009 :

JAKARTA – HONGKONG

CI 680

06.35 – 12.25

HONGKONG – TEL AVIV

LY 076

16.30 – 22.40

Kesempatan retreat di Tanah Perjanjian haruslah disyukuri. Hari ini kita awali retreat ini dengan berkumpul di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta 2 jam sebelum keberangkatan pesawat untuk penerbangan menuju Tel Aviv via Hongkong. Setibanya di Hongkong, melanjutkan penerbangan menuju Kota Tel Aviv di Tanah Perjanjian dengan maskapai penerbangan El Al. Tiba di Tel Aviv malam hari, diantar ke hotel untuk beristirahat.

HARI 02 / SELASA / 24 NOVEMBER 2009 :
TEL AVIV – JAFFA – MUHRAKA – GUNUNG KARMEL – GUNUNG TABOR – TIBERIAS
Pagi ini mengunjungi Jaffa, mengingatkan kita akan kisah Petrus yang memperoleh penglihatan penting pada saat ia menumpang di rumah Simon penyamak kulit (Kis 10). Dan Jaffa pun mengingatkan kita akan kisah Nabi Yunus (Yun 1:1). Setelah itu melanjutkan perjalanan menuju Muhraka di Gunung Karmel, mengingatkan kita akan kisah Nabi Elia yang berperang melawan Nabi Baal (1 Raj 18:19-30). Juga menuju Gunung Tabor, tempat Yesus dimuliakan dengan diapit oleh Musa dan Elia (Mat. 17:1-2). Sore hari tiba di Tiberias di Galilea. (Santap pagi / siang / malam)

HARI 03 / RABU / 25 NOVEMBER 2009 :
TIBERIAS – DANAU GALILEA – BUKIT SABDA BAHAGIA – TABGHA – KAPERNAUM – SUNGAI JORDAN – TIBERIAS
Pagi hari kita diajak naik perahu mengarungi Danau Galilea yang indah. Kemudian menuju Bukit Sabda Bahagia, tempat Yesus menyampaikan “Delapan Sabda Bahagia” (Mat. 5:1-12). Juga menuju Tabgha, untuk melihat tempat mukjizat penggandaan roti dan ikan (Yoh. 6:1-15) serta Gereja Primat Petrus, tempat penampakkan Yesus yang ketiga setelah kebangkitanNya dari antara orang mati ( Yoh 21:1). Juga mengunjungi Kapernaum, kampung dari Yesus. Sore hari menuju Sungai Jordan untuk mengenangkan pembaptisan Yesus (Mat 3:13-17) sekaligus melakukan acara rededikasi & baptisan.
(Santap pagi / siang / malam)

HARI 04 / KAMIS / 26 NOVEMBER 2009 :
TIBERIAS – GUNUNG HERMON – BANIAS – KANA – NAZARET – DESA NAZARET – TIBERIAS
“Seperti embun gunung hermon yang turun ke atas gunung Zion, kesanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya” (Mzm 133), pagi ini kita diajak untuk naik ke atas Gunung Hermon yang indah, yang juga merupakan puncak tertinggi di Tanah Perjanjian. Setelah itu mengunjungi Banias, tempat Petrus megatakan bahwa Yesus adalah Mesias, anak Allah yang hidup ( Mat 16:13). Setelah itu menuju Kana, tempat mukjizat pertama Yesus (Yoh. 2:1-11) dimana kita akan melakukan acara khusus bagi para pasangan yang hadir, yaitu PEMBAHARUAN JANJI PERNIKAHAN. Kemudian menuju Nazaret untuk melihat Gereja Kabar Gembira & Rumah Keluarga Kudus (Luk. 1:26-37). Juga menuju Nazaret Village, dimana kita dapat mengetahui lebih jauh desa Nazaret pada jaman Yesus. (Santap pagi / siang / malam)

HARI 05 / JUMAT / 27 NOVEMBER 2009 :
TIBERIAS – QUMRAN – JERIKHO – BUKIT ZION – JERUSALEM
Pagi ini meninggalkan daerah Galilea menyusuri tepi barat untuk menuju Qumran, tempat ditemukannya salinan gulungan Kitab Suci Perjanjian Lama tertua. Kemudian menuju kota Jerikho, kota pertama yang ditaklukkan Joshua (Yos 4). Di Jerikho, kita akan melihat pohon ara yang dipanjat oleh Zakeus (Luk 19:1) serta memandang ke arah bukit pencobaan (Mat 4:1). Setelah santap siang di Jerikho, kita naik ke arah Kota Suci Jerusalem untuk menuju Bukit Zion untuk melihat Makam Raja Daud & Ruang Perjamuan Terakhir (Luk. 22:14-38) yang juga merupakan tempat turunnya Roh Kudus atas para rasul (Kis. 2:1-8). Juga mengunjungi Gereja St. Petrus Ayam Berkokok, tempat penyangkalan Petrus kepada Yesus sebanyak 3 kali (Mat 26:34). Bermalam di Jerusalem.
(Santap pagi / siang / malam)

HARI 06 / SABTU / 28 NOVEMBER 2009 :
JERUSALEM – BETLEHEM – KOLAM BETESDA – DOMINUS FLEVIT – TAMAN GETSEMANI – JERUSALEM
Pagi ini menuju Gereja Kelahiran Yesus di Betlehem (Luk 2:4-8) untuk melihat gua tempat Yesus dilahirkan. Setelah santap siang menuju Kolam Betesda, mengingatkan orang lumpuh yang disembuhkan (Yoh. 5:1-18). Kemudian kita akan menuruni lereng Bukit Zaitun untuk menuju Gereja Dominus Flevit, tempat Yesus Menangisi Kota Jerusalem (Luk. 19:41-44) serta Taman Getsemani, tempat Yesus ditangkap pada Kamis malam (Luk. 22:52). (Santap pagi / siang / malam)

HARI 07 / MINGGU / 29 NOVEMBER 2009 :
JERUSALEM – VIA DOLOROSA – GOLGOTA – YAD VA SHEM – JERUSALEM
Pagi hari menyusuri Jalan Derita Yesus di Via Dolorosa menuju Golgota. Setelah itu kita akan diajak mengunjungi Museum Holocaust Yad va Shem, museum memorial mengenai pembantaian dari 6 juta orang Yahudi di Eropa oleh Nazi. Sebuah tempat yang menyimpan kenangan dari kegelapan sejarah manusia yang pernah terjadi. Sore hari kembali ke hotel. (Santap pagi / siang / malam)

HARI 08 / SENIN / 30 NOVEMBER 2009 :
JERUSALEM – GARDEN TOMB – KAPEL KENAIKAN – GEREJA BAPA KAMI – LAUT MATI
Pagi ini kita akan melakukan Perjamuan Kudus di Kubur Kosong Garden Tomb sebagai acara penutupan peziarahan kita di Tanah Perjanjian. Setelah itu menuju Kapel Kenaikan di Bukit Zaitun, tempat Yesus naik ke surga (Kis. 1:9-12) serta Gereja Bapa Kami (Mat. 6:9-13), tempat Yesus mengajar doa Bapa Kami. Setelah santap siang kita menuju hotel di Laut Mati, dan kemudian acara bebas untuk menikmati hotel di Laut Mati. Juga kesempatan untuk mencoba berenang terapung di Laut Mati, laut yang kadar garamnya 10 x lipat daripada laut biasa pada umumnya. (Santap pagi / siang / malam)

HARI 09 / SELASA / 01 DESEMBER 2009 :

LAUT MATI – TEL AVIV

TEL AVIV – HONGKONG

LY 075

20.50 – 13.45+1

Pagi hari masih acara bebas untuk menikmati hotel di Laut Mati sampai tiba saatnya setelah santap siang kita bersiap-siap diantar ke Bandara di Tel Aviv untuk penerbangan menuju Hongkong. (Santap pagi / siang)


HARI 10 / RABU / 02 DESEMBER 2009 :
HONGKONG
Tiba di Hongkong siang hari, kita akan diantar ke hotel. Setelah itu acara bebas bagi para peserta yang dapat dipergunakan berjalan-jalan sendiri untuk berbelanja atau bertemu dengan sanak saudara di Hongkong.

HARI 11 / KAMIS / 03 DESEMBER 2009 :

HONGKONG – JAKARTA

CI 679

16.35 – 20.20

Pagi hari kita diajak city tour sejenak di kota Hongkong. Setelah santap siang kita diantar ke Bandara untuk penerbangan kembali ke Tanah Air. Perjalanan Retreat kita berakhir ketika pesawat mendarat kembali di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Tetapi perjalanan panjang ziarah kehidupan kita masih berlanjut dan semua yang kita peroleh selama berziarah bersama Yesus semoga dapat menjadi bekal dalam perjalanan kita mewartakan kabar gembira keselamatan dari Tuhan bagi umatNya. Sampai bertemu dalam Retreat berikutnya bersama GEREJA TIBERIAS INDONESIA & STELLA KWARTA.

------------------------------------

----------------------------------------------

BIAYA TOUR :

(berdasarkan 1 kamar 2 dewasa)

Dewasa ( Twin Sharing )

USD. 2.695

Fuel Surcharge* (Subject to Change)

USD. 160

Tips Luar Negeri dan Visa Israel

USD. 125

Airport Tax Jakarta

Rp 150.000

Single Supplement (Tambahan 1 kamar sendirian)

USD. 450

---------------------------------

--------------------

KONDISI TOUR
TOUR TERMASUK :
01. Tiket kelas ekonomi EL AL Airlines rute Hongkong / Tel Aviv / Hongkong untuk
peserta.
02. Tiket kelas ekonomi China Airlines rute Jakarta / Hongkong / Jakarta untuk
peserta.
03. Akomodasi hotel berbintang 4* dengan ketentuan 1 kamar 2 dewasa (Twin
Sharing).
04. Seorang tour leader dari STELLA KWARTA.
05. Perlengkapan wisata seperti : tas, topi, dan dompet paspor
06. Transportasi perjalanan dengan bus turis (deluxe).
07. Tiket masuk obyek wisata sesuai acara perjalanan.
08. Santap pagi / siang / malam sesuai acara perjalanan.
09. Porter untuk hotel selama perjalanan.
10. Asuransi Perjalanan.

TOUR TIDAK TERMASUK :
01. Biaya pengurusan paspor.
02. Airport Tax Jakarta Rp 150.000 / peserta.
03. Fiskal Luar Negeri Rp 2.500.000 / peserta (GRATIS bila memiliki NPWP /
berumur dibawah 21 tahun).
04. Tour-tour tambahan diluar jadwal acara (optional).
05. Pengeluaran pribadi : telepon, minibar & laundry.
06. Biaya kelebihan berat bagasi.
07. Tips pemandu lokal, supir, pelayan restoran dan porter serta biaya
Visa Israel sebesar USD. 125 / peserta.
08. Fuel Surcharge dari Maskapai penerbangan (*dapat berubah
sewaktu-waktu sesuai kebijaksanaan dari Airlines) sebesar USD. 160 /
peserta.
---------------------

SYARAT DAN KONDISI TOUR :
01. Pendaftaran disertai uang muka USD. 300 / peserta.
02. Pelunasan paling lambat 21 hari sebelum keberangkatan.
03. PEMBATALAN :
- > 30 hari sebelum keberangkatan sebesar uang muka.
- 04 - 14 hari sebelum keberangkatan sebesar 50% dari biaya perjalanan.
- 00 - 03 hari sebelum keberangkatan sebesar 75% dari biaya perjalanan.

-------------

Catatan :

1. Bagi peserta yang extend di Hongkong akan dikenakan biaya tambahan tiket sebesar Usd. 30 / orang (sesuai ketentuan dari China Airlines)

2. Pengurusan Visa membutuhkan waktu minimal 1 bulan terhitung sebelum tanggal keberangkatan.

TANGGUNG JAWAB :
Kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan bertanggung jawab selama perjalanan, namun kami dan agen-agen kami di luar negeri hanyalah merupakan agen yang bertanggung jawab atas servis transportasi dan hotel, tidak bertanggung jawab atas kecelakaan, kehilangan barang atau dokumen perjalanan, kelebihan bagasi, penahanan baik di bandara maupun di hotel serta gangguan keterlambatan / perubahan jadwal pesawat dan transportasi lain atau akibat dari pemogokan, force majeur, peratouran pemerintah dan lainnya yang terjadi di luar kekuasaan kami serta biaya-biaya yang bersangkutan dengan karantina. Segala biaya yang terjadi akibat kehilangan barang ataupun dokumen perjalanan bukan menjadi tanggung jawab kami. Kami juga tunduk kepada segala persyaratan pembuatan visa kunjungan yang dikeluarkan oleh Kedutaan setempat. Kami tidak bertanggung jawab atas kegagalan / penolakan mendapatkan visa. Visa Kunjungan sepenuhnya menjadi hak dan wewenang dari Kedutaan Besar setiap negara yang dimaksud. Kedutaan tertentu tidak mengembalikan biaya visa. Kami akan menyampaikan kepada setiap peserta syarat-syarat untuk mendapatkan visa berdasarkan ketentuan kedutaan besar yang bersangkutan. Peserta yang pulang diluar jadwal dengan alasan apapun, tidak memperoleh pengembalian biaya. Overbooked pada maskapai penerbangan di luar kuasa kami. Kami berhak membatalkan keberangkatan bila jumlah peserta di bawah minimum yang ditentukan. Fuel Surcharge adalah kebijaksanaan dari setiap maskapai penerbangan yang dapat berubah setiap saat mengikuti fluktuasi minyak mentah dunia. NPWP dapat berlaku sebagai bebas fiskal minimal 7 hari setelah tanggal pembuatannya. Segala kebijaksanaan yang ada bersifat mutlak, peserta dianggap sudah mengetahui dan menyetujui kondisi yang ada. ----------------

KETERANGAN DAN PENDAFTARAN :
Sdr. Kiki / Sdr. Laurens
G.T.I. TIBERIAS – Intiland Tower Lt. 3
Jl. Jendral Sudirman Kav. 32 – Jakarta Pusat
Tel : (021) 570 8107
Fax : (021) 570 9520
Website : http://www.tiberias.or.id/

PT. STELLA KWARTA WISATA
Kompleks B.H.P Blok F-30 Jakarta 13550 – Indonesia
Tel. : (021) 877 94 878
Fax. : (021) 877 94 877
E-mail : info@stellatours.com / stellatr@centrin.net.id
Website : http://www.stellatours.com

APA ITU SPSS

Apa itu SPSS?

By suicidealone

SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse.

SPSS banyak digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu (quality improvement), serta riset-riset sains. SPSS pertama kali muncul dengan versi PC (bisa dipakai untuk komputer desktop) dengan nama SPSS/PC+ (versi DOS). Tetapi, dengan mulai populernya system operasi windows. SPSS mulai mengeluarkan versi windows (mulai dari versi 6.0 sampai versi terbaru sekarang).

Pada awalnya SPSS dibuat untuk keperluan pengolahan data statistik untuk ilmu-ilmu social, sehingga kepanjangan SPSS itu sendiri adalah Statistikal Package for the Social Sciens. Sekarang kemampuan SPSS diperluas untuk melayani berbagai jenis pengguna (user), seperti untuk proses produksi di pabrik, riset ilmu sains dan lainnya. Dengan demikian, sekarang kepanjangan dari SPSS Statistikal Product and Service Solutions.

SPSS dapat membaca berbagai jenis data atau memasukkan data secara langsung ke dalam SPSS Data Editor. Bagaimanapun struktur dari file data mentahnya, maka data dalam Data Editor SPSS harus dibentuk dalam bentuk baris (cases) dan kolom (variables). Case berisi informasi untuk satu unit analisis, sedangkan variable adalah informasi yang dikumpulkan dari masing-masing kasus.

Hasil-hasil analisis muncul dalam SPSS Output Navigator. Kebanyakan prosedur Base System menghasilkan pivot tables, dimana kita bisa memperbaiki tampilan dari keluaran yang diberikan oleh SPSS. Untuk memperbaiki output, maka kita dapat mmperbaiki output sesuai dengan kebutuhan. Beberapa kemudahan yang lain yang dimiliki SPSS dalam pengoperasiannya adalah karena SPSS menyediakan beberapa fasilitas seperti berikut ini:

Data Editor. Merupakan jendela untuk pengolahan data. Data editor dirancang sedemikian rupa seperti pada aplikasi-aplikasi spreadsheet untuk mendefinisikan, memasukkan, mengedit, dan menampilkan data.

Viewer. Viewer mempermudah pemakai untuk melihat hasil pemrosesan, menunjukkan atau menghilangkan bagian-bagian tertentu dari output, serta memudahkan distribusi hasil pengolahan dari SPSS ke aplikasi-aplikasi yang lain.

Multidimensional Pivot Tables. Hasil pengolahan data akan ditunjukkan dengan multidimensional pivot tables. Pemakai dapat melakukan eksplorasi terhdap tabel dengan pengaturan baris, kolom, serta layer. Pemakai juga dapat dengan mudah melakukan pengaturan kelompok data dengan melakukan splitting tabel sehingga hanya satu group tertentu saja yang ditampilkan pada satu waktu.

High-Resolution Graphics. Dengan kemampuan grafikal beresolusi tinggi, baik untuk menampilkan pie charts, bar charts, histogram, scatterplots, 3-D graphics, dan yang lainnya, akan membuat SPSS tidak hanya mudah dioperasikan tetapi juga membuat pemakai merasa nyaman dalam pekerjaannya.

Database Access. Pemakai program ini dapat memperoleh kembali informasi dari sebuah database dengan menggunakan Database Wizard yang disediakannya.

Data Transformations. Transformasi data akan membantu pemakai memperoleh data yang siap untuk dianalisis. Pemakai dapat dengan mudah melakukan subset data, mengkombinasikan kategori, add, aggregat, merge, split, dan beberapa perintah transpose files, serta yang lainnya.

Electronic Distribution. Pengguna dapat mengirimkan laporan secara elektronik menggunakan sebuah tombol pengiriman data (e-mail) atau melakukan export tabel dan grafik ke mode HTML sehingga mendukung distribusi melalui internet dan intranet.

Online Help. SPSS menyediakan fasilitas online help yang akan selalu siap membantu pemakai dalam melakukan pekerjaannya. Bantuan yang diberikan dapat berupa petunjuk pengoperasian secara detail, kemudahan pencarian prosedur yang diinginkan sampai pada contoh-contoh kasus dalam pengoperasian program ini.

Akses Data Tanpa Tempat Penyimpanan Sementara. Analisis file-file data yang sangat besar disimpan tanpa membutuhkan tempat penyimpanan sementara. Hal ini berbeda dengan SPSS sebelum versi 11.5 dimana file data yang sangat besar dibuat temporary filenya.

Interface dengan Database Relasional. Fasilitas ini akan menambah efisiensi dan memudahkan pekerjaan untuk mengekstrak data dan menganalisnya dari database relasional.

Analisis Distribusi. Fasilitas ini diperoleh pada pemakaian SPSS for Server atau untuk aplikasi multiuser. Kegunaan dari analisis ini adalah apabila peneliti akan menganalisis file-file data yang sangat besar dapat langsung me-remote dari server dan memprosesnya sekaligus tanpa harus memindahkan ke komputer user.

Multiple Sesi. SPSS memberikan kemampuan untuk melakukan analisis lebih dari satu file data pada waktu yang bersamaan.

Mapping. Visualisasi data dapat dibuat dengan berbagai macam tipe baik secara konvensional atau interaktif, misalnya dengan menggunakan tipe bar, pie atau jangkauan nilai, simbol gradual, dan chart.

Senin, 01 November 2010

Pengetahuan dan Pembimbing PL 1 (kejadian-maleakhi).DOC

RINGKASAN KITAB KEJADIAN
(Bag. I)

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi kitab Kejadian, dapat memahami kekuasaan Allah dalam sejarah penciptaan, serta kuasa dan kehendak Allah terhadap ciptaan-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Musa.
Isi Kitab: Kitab Kejadian adalah kitab yang pertama dalam Alkitab. Kitab ini dibagi atas 50 pasal dan berisi dua hal penting: Pertama: Sejarah peristiwa- peristiwa penting. Kedua: Sejarah Bapak-bapak orang beriman. Melalui dua pembagian ini, dapat dilihat kemahakuasaan Allah dalam setiap peristiwa penting dan juga kemahakuasaan kehendak Allah yang bekerja dalam kehidupan setiap Bapak orang beriman.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kejadian
(Bagian I, pasal 1-11; #/TB Kej 1:1-11:32*).
Pasal-pasal pertama sampai sebelas memuat empat peristiwa penting.

1. Pasal 1-2 (#/TB Kej 1:1-2:7*).
Peristiwa penciptaan langit dan bumi, serta segala isinya Peristiwa ini sungguh-sungguh terjadi dan dikerjakan Allah, karena tidak ada seorang pun yang dapat membuat gunung, lautan, matahari, bulan dan bintang, serta manusia yang dapat berpikir, berbicara, bernapas.

2. Pasal 2-5 (#/TB Kej 2:8-5:32*).
Peristiwa jatuhnya manusia ke dalam dosa Setelah Tuhan menciptakan manusia, yaitu Adam dan Hawa, Tuhan menempatkan mereka di taman Eden untuk hidup di sana menurut kehendak Allah. Di taman Eden (Firdaus) ini Adam dan Hawa diperkenankan oleh Allah untuk hidup dengan berkat dan kasih-Nya, tetapi setan menggoda mereka sehingga mereka melanggar perintah Allah dan jatuh ke dalam dosa. Sebagai akibatnya, melalui kejatuhan Adam dan Hawa semua manusia menjadi orang berdosa.


3. Pasal 6-10 (#/TB Kej 6:1-10:32*).
Peristiwa hukuman Allah kepada manusia melalui air bah Melalui Adam dan Hawa yang sudah berdosa itu, keturunannya mulai dari Kain dan Habil sampai pada Set dan seterusnya, menjadi semakin jahat, sehingga akhirnya Tuhan Allah Yang Mahakuasa itu menghukum manusia karena Allah sangat membenci kejahatan. Allah menghukum dan menurunkan hujan selama 40 hari 40 malam yang disebut Air Bah. Dalam hukuman Allah yang sangat dahsyat itu hanya satu keluarga yang diselamatkan oleh Allah yaitu keluarga Nuh dan istrinya serta anak-anak bersama istri mereka. Setelah ini Allah memberi pelangi sebagai tanda janji-Nya bahwa Ia tidak akan menghukum manusia dengan Air Bah lagi.

4. Pasal 11 (#/TB Kej 11:1-32*).
Peristiwa terjadinya bermacam-macam bahasa di dunia Setelah Air Bah manusia mulai berkembang biak dengan pengetahuan dan kemampuan yang tinggi. Dengan demikian manusia berusaha untuk mempertahankan kehidupan bersama dalam satu bangsa dan satu bahasa di daerah tertentu saja, sehingga mereka berusaha untuk membangun suatu menara yang tingginya sampai ke langit. Tetapi maksud ini bertentangan dengan kehendak Allah terhadap manusia, yaitu untuk memenuhi bumi ini. Oleh karena itu Allah menyatakan kemahakuasaan-Nya dengan mengacaukan bahasa mereka sehingga pembangunan menara itu tidak dapat diselesaikan. Karena kekacauan bahasa itu, maka kota dimana pembangunan menara itu dilaksanakan disebut Babel.

II. Kesimpulan/Aplikasi (penerapan)
1. Dalam peristiwa penciptaan, Allah menciptakan dunia dan isinya untuk kemuliaan-Nya.
2. Dalam peristiwa kejatuhan manusia ke dalam dosa, Allah menyatakan kebesaran, kasih dan keadilan-Nya kepada manusia.
3. Dalam peristiwa Air Bah dan menara Babel Allah menyatakan kekudusan dan kemahakuasaan-Nya kepada manusia.


















RINGKASAN KITAB KEJADIAN
(Bag. II)

Tujuan
Agar anggota jemaat mengetahui dan mengerti bahwa Allah yang menjadi pencipta manusia selalu menunjukkan kasih dan kesetiaan-Nya dalam memelihara umat-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Musa.
Isi Kitab: Setelah mengetahui dan mengerti betapa besar keagungan dan kemahakuasaan Allah dalam sejarah peristiwa-peristiwa terbesar (pelajaran pertama), maka pelajaran ini merupakan kelanjutan dari pelajaran tersebut. Pelajaran ini berisi bagaimana Allah memelihara umat-Nya melalui kehidupan dari Bapa-bapa orang beriman.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kejadian
(Bagian II, Pasal 11-50; #/TB Kej 11:1-50:26*). Dalam pasal-pasal sebelas sampai lima puluh akan diuraikan empat orang tokoh penting sebagai

Bapak-bapak orang beriman.
1. Sejarah kehidupan Abraham
Abraham adalah seorang yang kuat imannya. Ia menerima panggilan Allah yang ajaib. Kemudian ia meninggalkan tempat kediamannya untuk mengikuti panggilan Allah. Ia dituntun Allah menetap di Kanaan, dimana Abraham dengan iman menantikan kelahiran putra Allah yang dijanjikan. Karena ketaatan Abraham, maka Allah mengadakan perjanjian berkat bagi Abraham dan keturunannya.




2. Sejarah kehidupan Ishak
Ishak adalah anak perjanjian yang diberikan kepada Abraham. Ishak dilahirkan melalui kelahiran yang ajaib, yaitu pada waktu Sara sudah tua. Ishak adalah perantara yang menggenapi janji Allah. Melalui perjalanan hidup Ishak yang penuh suka dan duka itu, dapatlah dilihat kehidupan orang yang dipakai Tuhan. Ishak diberkati oleh Tuhan.

3. Sejarah kehidupan Yakub
Ishak mempunyai dua anak kembar yaitu Yakub dan Esau (pasal #/TB Kej 25:24*).
Dalam sejarah Bapak-bapak orang beriman Yakub terkenal karena membeli hak kesulungan kakaknya Esau dengan sepiring kacang merah (#/TB Kej 25:34*).
Yakub sebelum menjadi orang beriman mengalami banyak pengalaman hidup yang sulit, namun terlihat kemahakuasaan Allah dalam memelihara Yakub.
Akhirnya Yakub menjadi orang yang sangat beriman dan dalam kehidupannya menjadi orang yang melayani.

4. Sejarah kehidupan Yusuf
Keturunan dari Yakub menurut kitab Kejadian ada 12 orang dan diantaranya ada seorang yang mempunyai kisah hidup yang selalu berkenan kepada Allah, namanya Yusuf. Dia sangat dibenci oleh saudara-saudaranya, sehingga ia dijual (pasal 37; #/TB Kej 37:1-36*). Sampai suatu saat dia dimasukkan penjara, tetapi hidupnya tetap berkenan kepada Allah. Allah yang Mahakuasa itu setia membimbing setiap orang yang melakukan kehendak-Nya, sehingga akhirnya Yusuf menjadi penguasa di Mesir (#/TB Kej 41:40*), karena ia dapat meramalkan mimpi raja Firaun (#/TB Kej 41:25-36*).
Sebagai orang yang penuh dengan roh Allah, Yusuf dalam kehidupannya selalu berkenan kepada Allah. Saudara-saudaranya yang pernah mengkhianati dia tetap dikasihinya dan pada akhirnya semua keluarga Yusuf itu tinggal bersama dengan dia di tanah Mesir (pasal #/TB Kej 47:11- 12*).

II. Kesimpulan/penerapan
1. Di dalam Allah memanggil seseorang untuk menjadi hamba-Nya, Ia selalu memelihara dan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya itu.
2. Ketaatan pada Firman Allah merupakan jalan untuk memperoleh kehidupan yang berkelimpahan.
3. Ketergantungan mutlak kepada Allah, merupakan jalan untuk mengalami atau menerima kuasa Allah.

4. Bapa Abraham merupakan contoh iman yang sejati.

5. Bapa Ishak merupakan contoh akan ketaatan pada kehendak Allah dan orang tua.

6. Bapa Yakub merupakan contoh akan kemenangan dari penderitaan yang membawa kebahagiaan.

7. Bapa Yusuf merupakan contoh akan kehidupan yang penuh akan kasih kepada Allah dan sesama.










RINGKASAN KITAB KELUARAN

Tujuan
Agar anggota jemaat mengerti bahwa Allah setia terhadap janji-Nya dan berkuasa memelihara umat-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Musa.
Isi Kitab: Kitab Keluaran merupakan kitab kedua dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama dan terdiri dari 40 pasal. Isi kitab Keluaran dapat dibagi menjadi dua bagian yakni:

1. Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir, dan
2. Sejarah Perjalanan bangsa Israel di Padang Gurun.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Keluaran

1. Pasal 1-15 (#/TB Kel 1:1-15:21*).
Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir setelah Yusuf meninggal, maka di kemudian hari muncul pemimpin Mesir yang kejam. Bangsa Israel tidak hidup dengan tenang lagi di Mesir. Mereka hidup dalam perbudakan. Tetapi Allah mengasihi umat-Nya, karena itu Ia memberikan seorang pemimpin bagi bangsa Israel untuk keluar dari Mesir.

2. Pasal 15-40 (#/TB Kel 15:22-40:38*).
Sejarah perjalanan bangsa Israel di padang gurun
Dalam perjalanan bangsa Israel, pimpinan Tuhan selalu nyata. Waktu mereka tiba di Mara, Allah, dengan tanda ajaib, menolong menyediakan air yang mereka butuhkan sehingga dapat melanjutkan perjalanannya (pasal #/TB Kel 15:22-27*).
Dan ketika bangsa Israel tiba di Gurun Sin dan mulai bersungut-sungut tentang makanan, Allah memberikan roti Mana. Akhirnya mereka tiba di kaki gunung Sinai. Allah menampakkan diri dalam api dan awan tebal di atas gunung Sinai lalu memberikan kesepuluh perintah-Nya. Dan juga Allah memberikan peraturan hidup sehari-hari, sebagai umat Allah. Dalam kesempatan ini juga umat Allah ini merencanakan pembangunan Kemah Suci yang menjadi lambang kebenaran rohani yang sangat indah. Namun pembangunan terhambat karena umat Allah ini berbuat dosa dengan menyembah patung anak lembu emas sebagai ilah mereka. Tuhan menghukum mereka melalui Musa hamba-Nya. Setelah mereka bertobat, pembangunan dilanjutkan.
Akhirnya segala perlengkapan kebaktian dan Kemah Suci selesai. Kemuliaan Allah memenuhi Kemah Suci tersebut.


II. Kesimpulan/penerapan
1. Allah di dalam kemahabesaran dan kesetiaan akan janji-Nya melepaskan umat-Nya dari penderitaan dan perbudakan.

2. Allah di dalam menjaga kekudusan bangsa dan umat-Nya, memberikan batasan-batasan di dalam kehidupannya.

3. Di dalam ketidaktaatan umat-Nya, Allah menunjukkan kesabaran dan kasih-Nya.












RINGKASAN KITAB IMAMAT

Tujuan
Agar dengan mengetahui isi kitab Imamat anggota jemaat mengetahui dan mengerti bahwa Allah yang Mahakuasa telah memberikan jalan yang terbaik untuk memuliakan diri-Nya melalui ibadah.

Pendahuluan
Penulis : Musa.
Isi Kitab: Setelah mengetahui bahwa Allah Yang Mahakuasa dan Setia merupakan pencipta, pemelihara dunia dan isinya melalui Kitab Kejadian dan mengetahui bahwa Allah selalu setia dan memperhatikan kehidupan umat-Nya melalui Kitab Keluaran, maka di dalam Kitab Imamat Ia memberikan cara-cara persekutuan antara Diri-Nya dengan umat-Nya. Kitab ini terbagi atas 27 pasal dan merupakan kitab yang ke tiga dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama. Isi kitab Imamat dapat dibagi menjadi dua bagian yakni:

1. Mengenai peraturan-peraturan tentang persembahan kepada Allah. Dan,
2. Peraturan di dalam kehidupan ibadah dalam persekutuan dengan-Nya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Imamat

1. Pasal 1-17 (#/TB Im 1:1-17:16*).
Peraturan tentang persembahan-persembahan Pasal 1-7 (#/TB Im 1:1-7:38*). Bagian ini menjelaskan tentang persembahan-persembahan, yang terdiri dari persembahan sebagai pujian dan pengabdian.


Pasal 8-10 (#/TB Im 8:1-10:20*). Bagian ini menjelaskan tentang orang-orang khusus yang ditunjuk sebagai imam-imam yang melayani persembahan-persembahan tersebut.

Pasal 11-17 (#/TB Im 11:1-17:16*). Bagian ini menjelaskan tentang cara-cara menguduskan tubuh.

2. Pasal 18-27 (#/TB Im 18:1-27:34*).
Peraturan tentang kehidupan dan ibadah
Pasal 18-22 (#/TB Im 18:1-22:33*). Bagian ini menjelaskan kudusnya perkawinan, kudusnya hidup, kudusnya umat Tuhan dan kudusnya para imam
dan ibadah.

Pasal 23-24 (#/TB Im 23:1-24:23*). Pada pasal-pasal ini dijelaskan tentang ibadah-ibadah yang harus dilakukan tiap hari. Dan juga tentang perlengkapan ibadahnya.

Pasal 25-27 (#/TB Im 25:1-27:34*). Pada pasal-pasal ini dijelaskan tentang apa yang dimaksud dengan Tahun Sabat dan Tahun Yobel. Dan juga tentang berkat dari Allah dan Nazar kepada Allah.

II. Kesimpulan/penerapan

1. Allah melalui Kitab Imamat memberi jalan kepada umat-Nya untuk mengetahui kehendak-Nya.

2. Allah melalui Kitab Imamat mengajarkan kepada umat-Nya untuk memberikan persembahan, sebagai tanda ketaatan dan pengucapan syukur atas pemeliharaan- Nya.

3. Allah yang Mahakudus melalui Kitab Imamat mengajarkan kepada umat-Nya untuk hidup di dalam kekudusan sebab Ia sebagai sesembahan adalah kudus.

4. Allah yang memilih umat-Nya melalui Kitab Imamat mengajarkan kepada umat-Nya untuk beribadah atau berhubungan dengan-Nya sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya.


































RINGKASAN KITAB BILANGAN

Tujuan
Supaya dengan melihat isi kitab Bilangan, anggota Jemaat dapat mengerti akan kebesaran Allah di dalam mengampuni dan mendisiplin umat-Nya yang jatuh ke dalam dosa.

Pendahuluan
Penulis : Musa.
Isi Kitab: Kitab Bilangan adalah kitab ke 4 dalam urutan kitab. Kitab ini terbagi atas 36 pasal. Isi kitab Bilangan menceritakan tentang perjalanan umat Allah dari gunung Sinai menuju ke Kadesy sampai ke Moab.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Bilangan

1. Pasal 1-14 (#/TB Bil 1:1-14:45*).
Perjalanan umat Allah dari Sinai ke Kadesy Pada saat bangsa ini mulai bergerak dari Sinai menuju Kadesy, mereka mengalami kegoncangan iman. Mereka mulai bersungut-sungut sehingga Tuhan memberikan peringatan berupa api yang merajalela. Setelah itu terjadilah pemberontakan Miryam dan Harun kepada Musa. Tetapi kemudian Allah mengampuni pemberontak-pemberontak itu, setelah mereka bertobat.

Kemudian Tuhan menyuruh Musa mengirim beberapa orang untuk melihat tanah Kanaan yang dijanjikan kepada bangsa Israel dan Musa mengirimkan 12 orang pengintai. Walaupun para pengintai melihat orang-orang raksasa, tetapi 2 orang pengintai, yaitu Kaleb dan Yosua dengan iman mereka percaya bahwa mereka dapat mengalahkannya. Akhir bagian ini, karena takut terhadap orang-orang raksasa itu, maka bangsa Israel mengambil keputusan untuk tidak mentaati perintah Tuhan agar mereka masuk ke daerah Kanaan.
Kemudian Tuhan menghukum mereka dengan membiarkan bangsa ini mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun.

2. Pasal 15-20 (#/TB Bil 15:1-20:29*).
Pengembaraan di padang gurun
Bangsa Israel tidak dapat segera masuk ke tanah Kanaan yang dijanjikan, karena ketidakpercayaan mereka kepada pimpinan Allah. Karena itu mereka mulai mengembara di padang gurun. Dalam saat-saat pengembaraan ini, Allah tetap mempersiapkan mereka melalui mengulangi segala perintah-Nya dengan tegas, yakni tentang tata kehidupan sebagai umat Allah, yang akan masuk ke tanah perjanjian di Kanaan.

3. Pasal 21-36#/TB Bil 21:1-36:13*.
Perjalanan dari Kadesy ke Moab
Bangsa Israel berhasil membuat perjalanan maju sampai Moab melalui peperangan. Tetapi seseorang bernama Bileam dipanggil oleh Balak, raja dari Moab, supaya mengutuki Israel, namun Tuhan menegur Bileam melalui keledainya yang berbicara, sehingga Bileam akhirnya memberkati Israel. Akhirnya Yosua dipilih untuk menggantikan Musa untuk memimpin bangsa Israel memasuki tanah perjanjian di Kanaan.

II. Kesimpulan/penerapan

1. Kitab Bilangan mengajarkan kemurahan Allah dalam mengampuni dan menyatakan keadilan Allah terhadap umat-Nya yang berbuat dosa.
2. Pemberontakan dan ketidaktaatan kepada Allah hanya menghasilkan murka dan hukuman Allah.
3. Hidup yang berkemenangan, hanya dapat diperoleh dengan iman yang penuh kepercayaan dan ketergantungan terhadap Allah.

RINGKASAN KITAB ULANGAN

Tujuan
Supaya dengan melihat pengalaman umat Allah di Padang Gurun, yang diceritakan dalam Kitab Ulangan, setiap anggota jemaat mengerti kebesaran kasih setia Allah dalam memelihara dan mengampuni umat-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Musa.
Isi Kitab: Kitab Ulangan terdiri dari 34 pasal dan berisi khotbah Musa kepada umat Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ulangan

1. Pasal 1-4 (#/TB Ul 1:1-4:49*).

Khotbah kesatu Musa, tentang sejarah perjanjian Allah dengan umat-Nya Dalam khotbah yang pertama, Musa mengingatkan bangsa Israel akan segala pemeliharaan Tuhan, mulai mereka berangkat dari gunung Horeb. Di bagian ini Musa mengingatkan pula, bahwa bangsa Israel sejak keluar dari tanah Mesir selalu bersungut-sungut dan memberontak. Oleh karena itu Musa memberikan suatu perintah yang besar mengenai kehidupan yang berkenan kepada Allah, yaitu taat kepada Taurat dan mengasihi Allah dengan sepenuh hati.

2. Pasal 5-28 (#/TB Ul 5:1-28:68*).
Khotbah kedua Musa, tentang syarat-syarat kehidupan umat Allah.

Dalam khotbah kedua ini, Musa mengingatkan bangsa Israel bahwa mereka adalah bangsa pilihan Allah. Oleh karena itu mereka harus hidup memuliakan Allah, dengan hidup menurut hukum Tuhan. Intisari dari hukum itu adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati supaya diberkati.

3. Pasal 29-34 (#/TB Ul 29:1-34:12*).
Khotbah ketiga Musa, yaitu tentang persiapan terakhir dan perpisahan.

Khotbah yang ketiga dari Musa berisi ajakan kepada bangsa Israel untuk memperhatikan semua hukum Tuhan, agar dapat memiliki hidup yang penuh berkat. Pada bagian yang terakhir sebagai persiapan, juga Musa mengangkat Yosua sebagai pengganti (pasal #/TB Ul 31:7*) dan para imam untuk mengajar. Sebelum Musa meninggal dunia dia sempat memuji Tuhan dengan menyanyi (pasal #/TB Ul 32:1-43*) serta membagi berkat kepada tiap-tiap suku Israel. Kemudian Musa naik ke atas bukit Nebo untuk melihat tanah Kanaan yang dijanjikan itu, karena dia sendiri tidak diperkenankan masuk ke Kanaan. Akhirnya Musa meninggal dunia.

II. Kesimpulan/penerapan

1. Kitab Ulangan menceritakan riwayat bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah, yang hanya dapat hidup melalui kuat kuasa Allah.

2. Hidup dengan mengasihi Allah dengan segenap hati, kekuatan dan akal budi merupakan jalan satu-satunya untuk mengalami kuasa dan kasih Allah.

3. Hidup yang mengasihi Allah dengan segenap hati, kekuatan dan akal budi berarti hidup dengan menjauhkan diri dari penyembahan berhala dan keinginan diri sendiri.

4. Kitab Ulangan mengajarkan kasih setia Allah dalam kehidupan umat-Nya, baik pengampunan-Nya maupun keadilan-Nya untuk kehidupan di masa yang akan datang.




































RINGKASAN KITAB YOSUA

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi kitab Yosua, anggota Jemaat mengerti dan yakin ada kuasa dan kesetiaan Allah dalam memenuhi janji-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Yosua dan Pinehas.
Isi Kitab: Kitab Yosua terdiri dari 24 pasal, dan isinya menceritakan Kesetiaan Allah dalam menggenapi janji-Nya kepada umat pilihan-Nya. Marilah melihat isi kitab Yosua lebih jelas lagi melalui uraian berikut.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yosua
1. Pasal 1-12 (#/TB Yos 1:1-12:24*).
Bangsa Israel memasuki Kanaan Yosua menerima perintah Tuhan untuk menyeberangi sungai Yordan dengan mengirim dua orang untuk melihat-lihat kota Yerikho. Kemudian Yosua merayakan hari Paskah dan mendirikan tanda peringatan. Akhirnya, dengan pertolongan Tuhan bangsa Israel dapat merebut kota Yerikho. Tetapi ada seorang dari bangsa Israel bernama Akhan berbuat dosa yang mengakibatkan bangsa Israel kalah dalam merebut kota Ai, tetapi setelah Akhan dihukum, kota Ai dapat direbut. Dengan pimpinan Tuhan kepada bangsa Israel, maka mereka berhasil mengalahkan raja-raja di Kanaan Tengah, Selatan, dan Utara sebagaimana janji Tuhan.

2. Pasal 13-21 (#/TB Yos 13:1-21:45*).
Bangsa Israel membagi tanah Kanaan Ada daerah-daerah di Kanaan yang belum direbut, tetapi daerah yang sudah direbut, dibagi-bagikan kepada suku-suku bangsa Israel dari segala penjuru, sebagaimana yang dijanjikan.
3. Pasal 22-24 (#/TB Yos 22:1-24:33*).
Bangsa Israel tinggal di Kanaan. Bangsa Israel tinggal di Kanaan dengan tenang, dan kemudian Yosua meninggal pada usia seratus sepuluh tahun.


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Yosua mengajarkan tentang Allah yang setia dalam memenuhi janji-Nya.
2. Dosa yang sekecil apapun akan mendatangkan murka dan penghukuman Allah, bila tidak diakui dan mohon pengampunan-Nya.
3. Hidup di dalam iman kepada Allah, merupakan hidup yang dituntut Allah dari anak-anak-Nya (umat-Nya).























RINGKASAN KITAB HAKIM-HAKIM

Tujuan
Supaya dengan melihat isi kitab Hakim-hakim setiap anggota jemaat mengerti akan kebesaran kasih Allah dalam mengampuni umat-Nya, yang hidup dalam perbuatan dosa. Dan sekaligus melihat keadilan Allah dalam menghukum perbuatan-perbuatan dosa.

Pendahuluan
Penulis : Penulis kitab Hakim-hakim tidak disebutkan dengan jelas, tetapi ada kemungkinan penulisnya adalah Samuel.
Isi Kitab: Kitab Hakim-hakim terdiri dari 21 pasal. Kitab Hakim-hakim menceritakan keadaan umat Allah yang hidup dengan menuruti kemauannya sendiri dan memperlihatkan keadaan umat-Nya yang melupakan Dia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Hakim-hakim
1. Pasal 1-3 (#/TB Hak 1:1-3:4*).
Keadaan bangsa Israel sesudah kematian Yosua Dalam bagian pertama ini terlihat suatu putaran yang terjadi dalam kehidupan bangsa ini. Mereka berbuat dosa sehingga Tuhan memberikan hukuman. Di dalam penderitaan mereka berteriak minta tolong, maka Tuhan menjawab doa mereka dengan mengutus hakim-hakim untuk memimpin dan melindungi mereka. Tetapi setelah hakim itu mati, mereka berbuat jahat lagi. Oleh karena itu Tuhan memberi hukuman lagi supaya mereka harus tetap menurut jalan yang dikehendaki oleh Tuhan.


2. Pasal 3-16 (#/TB Hak 3:5-16:31*).
Riwayat Hakim-hakim dan pekerjaannya
Hakim-hakim yang diutus oleh Tuhan berjumlah 12 orang. Ada 6 hakim besar yaitu yang menghasilkan banyak kemenangan. Mereka itu adalah Otniel, Ehud, Debora, Gideon, Jefta dan Simson. Ada juga 6 hakim kecil yang menghasilkan kemenangan tapi tidak banyak yang tertulis mengenai mereka.
Mereka itu adalah Samgar, Tola, Yair, Ebzan, Elon dan Abdon.

3. Pasal 17-21 (#/TB Hak 17:1-21:25*).
Dua contoh kehidupan umat Allah, dalam perbuatan yang bejat. Bagian ini menjelaskan tentang: pertama, perbuatan Mikha dengan patungannya, yang mengakibatkan bangsa Israel menyembah berhala. Dan kedua, dosa perzinahan yang sangat keji dari suku Benyamin, yang mengakibatkan terjadi perang saudara di antara bangsa Israel.



II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Hakim-hakim mengajarkan kegagalan umat Allah dalam mentaati perjanjiannya kepada Allah dan akibat yang harus mereka alami dari ketidaktaatan itu.
2. Walaupun Allah melihat umat-Nya gagal dalam berjalan mengikut Dia karena ketidaktaatan, tetapi Dia tetap mengasihi umat-Nya dengan memberi penyelamatan untuk berdiri dari kejatuhannya.
3. Penderitaan kadang kala merupakan cara Allah mengajar umat-Nya yang tidak mau taat kepada-Nya.










RINGKASAN KITAB RUT

Tujuan
Supaya dengan melihat kehidupan Rut dan keluarganya, setiap anggota jemaat mengerti pentingnya dan hasil dari kehidupan keluarga yang berdasarkan kasih kepada Allah.

Pendahuluan
Penulis :
Isi Kitab: Kitab Rut terdiri dari 4 Pasal. Isi kitab Rut menceritakan tentang sebuah keluarga umat Allah dalam melakukan kewajiban dan tanggung jawabnya dalam keluarga yang didasarkan pada kasih.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Rut
1. Pasal 1 (#/TB Rut 1:1-22*).
Keluarga Elimelek.
Keluarga Naomi yaitu Elimelek serta kedua puteranya Mahlon dan Kilyon merantau ke Moab (ayat 2; #/TB Rut 1:2*). Waktu di Moab Mahlon dan Kilyon menikah dengan Orpa dan Rut (ayat 4; #/TB Rut 1:4*). Setelah 10 tahun, Mahlon dan Kilyon meninggal dunia mengikuti Elimelek yang telah meninggal lebih dahulu. Dengan demikian Naomi mengambil keputusan untuk pulang ke Bethlehem. Orpa kembali ke rumahnya sedangkan Rut mengikut Naomi karena mengasihi mertuanya itu.












2. Pasal 2 (#/TB Rut 2:1-23*).
Penderitaan Naomi dan Rut Naomi hidup sangat kekurangan, sehingga Rut harus membantu mencari nafkah dengan memungut jelai di ladang orang. Karena Rut hidup dengan penuh rendah hati dan jujur serta sangat mengasihi mertuanya, maka dia selalu dipimpin oleh Tuhan sehingga akhirnya dia bertemu dengan Boas yang menjadi penolong bagi Rut dan Naomi (ayat 18-23; #/TB Rut 2:18-23*).


3. Pasal 3 (#/TB Rut 3:1-18*).
Pertemuan Rut dengan Boas
Hubungan antara Rut dan Boas mulai berkembang dan Rut yang memiliki sifat yang sangat menarik bagi Boas itu menyampaikan permintaan berdasarkan adat Ibrani yang sesuai dengan Taurat Musa.

Permintaan Rut yang berdasarkan kasih itu adalah ayat 9; #/TB Rut 3:9*. " Kembangkan kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang yang wajib menebus kami."

4. Pasal 4 (#/TB Rut 4:1-22*).
Pernikahan Boas dengan Rut
Boas berusaha untuk menikahkan Rut dengan penebus yang lain (ayat 5; #/TB Rut 4:5*), namun akhirnya Boas sendiri yang mengambil Rut menjadi isterinya (ayat 13; #/TB Rut 4:13*) dan atas karunia Tuhan mereka memperoleh anak bernama Obed yang menjadi kakek dari Daud (ayat 22; #/TB Rut 4:22*).

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Rut menceritakan tentang kehidupan Rut yang penuh dengan kasih dan buah yang dihasilkan oleh kasih itu.
2. Kitab Rut mengajarkan bahwa Allah yang setia, selalu memperhatikan dan memelihara kehidupan anak-anak-Nya.
3. Kitab Rut mengajarkan, bahwa Allah sejak dahulu telah merencanakan keselamatan kepada bangsa kafir (ingatlah bahwa Rut sebenarnya orang kafir/Moab).


RINGKASAN KITAB I SAMUEL

Tujuan
Supaya anggota jemaat, dengan mengetahui isi kitab I Samuel, dapat mengerti bahwa kesejahteraan umat Allah tergantung dari kesetiaannya melaksanakan perintah dan kehendak Allah.

Pendahuluan
Penulis : Samuel.
Isi Kitab: Kitab I Samuel terdiri dari 31 pasal. Kitab I Samuel menceritakan tentang tiga tokoh utama dari bangsa Israel: nabi Samuel, raja Saul, dan raja Daud.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Samuel
1. Pasal 1-8 (#/TB 1Sam 1:1-8:22*).
Kehidupan Samuel
Samuel bekerja dengan penuh usaha membangun kehidupan baik dan ketaatan agama bangsa Israel. Kemudian Samuel memegang jabatan hakim. Ia berhasil mengalahkan bangsa Filistin dan mempersatukan bangsa Israel (pasal 5-7; #/TB 1Sam 5:1-7:17*).

Pada waktu Samuel sudah menjadi tua, bangsa Israel ingin memiliki seorang raja, karena itu ia melakukan perintah Tuhan untuk melantik seorang raja, yakni Saul (pasal 8; #/TB 1Sam 8:1-22*).

2. Pasal 9-15 (#/TB 1Sam 9:1-15:35*).
Kehidupan raja Saul
Raja Saul memulai pemerintahannya dengan berhasil, tetapi pada akhirnya menjadi tidak taat pada Firman Tuhan. Hal ini membuat Tuhan akhirnya menolak dia sebagai raja.


3. Pasal 16-31 (#/TB 1Sam 16:1-31:13*).
Kehidupan Raja Daud
Setelah Saul ditolak, maka Allah memilih Daud sebagai Raja, menggantikan Saul.



II. Kesimpulan/penerapan
1. Keberhasilan Samuel di dalam pelayanan merupakan hasil dari kesetiaan pada panggilan, suka berdoa dan tidak kompromi dengan dosa.
2. Saul memulai pemerintahannya dengan rendah hati, sabar, tetapi diakhiri dengan kesombongan dan menolak Firman Allah. Ini adalah penyebab kegagalannya.




RINGKASAN KITAB II SAMUEL

Tujuan
Lihat I Samuel

Pendahuluan
Penulis : Samuel.
Isi Kitab: Kitab ini terbagi atas 24 pasal yang menjelaskan tentang Kerajaan Israel di bawah pemerintahan raja Daud.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab II Samuel
1. Pasal 1-10 (#/TB 2Sam 1:1-10:19*).
Kemenangan-kemenangan Raja Daud
Ketika Daud mendengar berita kematian Saul, ia sangat sedih sekali.
Kemudian bangsa Yehuda mengakui dia sebagai raja, sedang keluarga Saul mengangkat Isyboset sebagai raja sehingga terjadi perang antara keluarga Saul dan keluarga Daud, tetapi karena Tuhan berkenan akan Daud maka Daud menang dan menjadi raja atas seluruh Israel (pasal #/TB 2Sam 5:1-12*). Kemudian, nabi Natan menyampaikan janji Tuhan kepada Daud bahwa Allah menjadikan kerajaannya sebagai kerajaan yang kekal dan anak Daud akan mendirikan Bait Allah.
2. Pasal 11-20 (#/TB 2Sam 11:1-20:26*).
Kesusahan-kesusahan Raja Daud. Daud berbuat dosa yaitu berzinah dengan Betsyeba dan membunuh Uria, suami Betsyeba itu, akibatnya nabi Natan menegur Daud dan mulai terjadi kekacauan dalam istana Daud.

3. Pasal 21-24 (#/TB 2Sam 21:1-24:25*).
Keterangan akhir
Pasal 21-22; #/TB 2Sam 21:1-22:51*mengenai nasib anak-anak Saul dan peperangan antara bangsa Filistin dan Israel serta Mazmur karangan Daud.
Pasal 23; #/TB 2Sam 23:1-39*kata-kata terakhir dari Daud dan akhirnya pasal 24; #/TB 2Sam 24:1-25*tentang gambaran hukum Tuhan terhadap Daud.

II. Kesimpulan/penerapan
1. Allah memilih Daud menjadi raja bukan karena ketampanan, atau kegagahannya, tetapi karena ketulusan hatinya kepada Allah.
2. Melalui kejatuhan Daud ke dalam dosa, mengajarkan bahwa Allah mengampuni dosa orang yang mau bertobat. Tetapi akibat dosa itu sendiri harus tetap diterima seseorang yang hidup di dunia ini.

























RINGKASAN KITAB I-II RAJA-RAJA

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab I dan II Raja-raja, orang-orang Kristen dapat mengerti bahwa kebahagiaan suatu bangsa atau umat Allah bergantung pada kesetiaannya terhadap janji Allah.

Pendahuluan
Penulis : Penulis Kitab I dan II Raja-raja tidak jelas disebutkan dalam Kitab ini, tetapi banyak ahli mengatakan bahwa penulisnya adalah Yeremia ( nabi).
Isi Kitab: Isi kedua Kitab ini sesuai dengan namanya, menceritakan tentang kehidupan raja-raja Israel.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I dan II Raja-raja
1. Pasal 1-11 (#/TB 1Raj 1:1-11:43*).
Pemerintahan Raja Salomo
Dalam bagian ini dijelaskan, Salomo naik takhta dan memerintah. Ia menuruti pesan Daud, yaitu bertindak seperti seorang laki-laki dan tetap berhubungan dengan Tuhan. Salomo diberi hikmat oleh Tuhan karena sikapnya yang beribadah terhadap Tuhan dan menetapkan pemerintahannya yang bersifat damai dan sejahtera. Salomo juga membangun rumah Tuhan dan istana serta mentahbiskan rumah Tuhan sehingga ia diberkati secara luar biasa, yaitu kepandaian, kemasyhuran dan kekayaan yang bertambah-tambah.
Tetapi Salomo terpengaruh oleh istri-istrinya dan ia menyembah berhala sehingga Tuhan marah kepadanya dan menghancurkan kerajaan itu, akhir pasal 11; #/TB 1Raj 11:41-43*menyebutkan wafatnya Salomo.




2. Pasal I Raja-raja 12 sampai II Raja-raja 17
(#/TB 1Raj 12:1-2Raj 17:29*).
Kerajaan yang terpecah.
Setelah Salomo meninggal, kerajaan Israel terpecah lagi, dan mulai diperintah oleh raja-raja yang memerintah secara jahat, oleh karena itu selalu mengalami kekacauan dan menerima hukuman dari Tuhan. Tetapi karena cinta kasih Tuhan maka manusia selalu diberi peringatan melalui nabi-nabi supaya bertobat.
II. Kesimpulan/penerapan
1. Dalam keadaan jaman yang sesat, Allah selalu memberi jalan kepada umat-Nya untuk bertobat.
2. Apabila kejahatan terjadi secara luar biasa maka Allah juga memperlihatkan keadilan-Nya dengan hukuman yang luar biasa.
3. Allah selalu memberkati orang-orang atau bangsa yang takut akan Dia.

RINGKASAN KITAB I-II TAWARIKH

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab I dan II Tawarikh, Jemaat dapat mengetahui perjalanan bangsa Israel sebagai umat Allah dalam rencana Tuhan.

Pendahuluan
Penulis : Kitab I-II Tawarikh kemungkinan besar ditulis oleh Ezra.
Isi Kitab: Kitab I Tawarikh terdiri dari 29 pasal. Kitab II Tawarikh terdiri dari 36 pasal. Isi dari kedua Kitab ini khususnya ialah daftar nama-nama atau silsilah bangsa Israel, dan pengulangan sejarah kerajaan Daud. Namun untuk mengerti lebih jelas akan isi Kitab ini, lihatlah uraian berikut.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Tawarikh
1. Pasal 1-9 (#/TB 1Taw 1:1-9:44*).
Daftar silsilah bangsa Israel

Bagian ini menjelaskan daftar silsilah-silsilah.
a. Daftar silsilah Adam sampai kepada Abraham dan sampai kepada Esau. #/TB 1Taw 1:1-54*.
b. Daftar silsilah keturunan Yehuda. #/TB 1Taw 2:1-3:24*.
c. Daftar keturunan Simeon, Lewi, dan Benyamin. #/TB 1Taw 4:1-8:28*.
d. Daftar silsilah Saul. #/TB 1Taw 8:29-40*.
e. Daftar penduduk Yerusalem sesudah peperangan bangsa Israel di Babel. #/TB 1Taw 9:1-44*.






2. Pasal 10-29 (#/TB 1Taw 10:1-29:30*).
Riwayat Daud dan kerajaannya.

Isi pasal-pasal ini diawali dengan riwayat kematian raja Saul, yang kemudian dilanjutkan dengan riwayat raja Daud. Pada akhir pemerintahannya raja Daud memberi amanat kepada Salomo, anaknya, untuk membangun Bait Allah bagi umat Israel.


II. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab II Tawarikh
1. Pasal 1-9 (#/TB 2Taw 1:1-9:31*).
Riwayat tentang Salomo dan kerajaannya Pasal-pasal ini menjelaskan bagaimana setelah Salomo diresmikan menjadi raja bangsa Israel, dia mulai membangun Rumah Tuhan sebagaimana dipesan oleh Daud, kemudian Salomo mentahbiskan Rumah Tuhan yang telah didirikannya itu, dengan memberikan kurban persembahan yang berkenan kepada Tuhan. Dalam pemerintahan Salomo yang berkenan kepada Tuhan itu, dia menerima berkat kebesaran dan kemuliaan-Nya, akhir pasal 9; #/TB 2Taw 9:1-31* menyebutkan wafatnya Salomo.

2. Pasal 10-36 (#/TB 2Taw 10:1-36:23*).
Riwayat tentang raja-raja dalam kerajaan Yehuda Dalam pasal-pasal ini, dijelaskan tentang raja-raja kerajaan Yehuda yang kebanyakan dari mereka tidak mengindahkan Firman Tuhan. Akhirnya kerajaan Yehuda runtuh.


III. Kesimpulan/penerapan
1. Keberhasilan hanya dapat diperoleh apabila berada di pihak Allah.
2. Allah tidak segan untuk melimpahkan berkat-berkatnya kepada orang yang percaya dan tulus hati.
3. Pertolongan yang sejati hanya ada pada Allah yang adalah sumber kekuasaan.

































RINGKASAN KITAB EZRA

Tujuan
Supaya anggota jemaat yakin bahwa baginya juga tersedia kasih dan kemurahan Allah mengampuni dosa-dosa mereka, ketika melihat kasih dan kemurahan Allah dalam Kitab Ezra kepada umat pilihan-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Ezra.
Isi Kitab: Menurut urutan peristiwa yang tertulis dalam Kitab Ezra ini. Ezra ingin menjelaskan tentang, keadaan umat pilihan Allah dari pembuangan di Babel. Kitab ini terbagi atas 10 pasal.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ezra
1. Pasal 1-6 (#/TB Ezr 1:1-6:22*).
Umat Allah kembali dari pembuangan di Babel dan membangun
Dalam pasal-pasal ini, dijelaskan tentang raja Koresy, yang berkuasa pada waktu itu, mengijinkan umat Allah kembali ke Yerusalem untuk membangun Bait Allah.



2. Pasal 7-10 (#/TB Ezr 7:1-10:44*).
Pembaharuan oleh Ezra atas bangsa Israel
Ezra kembali ke Yerusalem dengan surat kuasa dari raja Artahsasta. Dan mulailah pembaharuan terjadi di Yerusalem.


II. Kesimpulan/penerapan
1. Pemulihan kembali umat Allah dari pembuangan membuktikan bahwa Allah tetap setia dalam memberikan pengampunan kepada umat-Nya yang jatuh ke dalam dosa.
2. Dengan melihat pembangunan Rumah Tuhan oleh Ezra, jelaslah bahwa Allah berkenan kepada pembangunan rumah-rumah ibadah kepada-Nya.
3. Pernikahan anak-anak Tuhan dengan orang-orang yang tidak mengenal-Nya, merupakan dosa atau perzinahan di hadapan Allah.
4. Pemulihan kembali umat Allah dari pembuangan, merupakan penggenapan Allah terhadap Firman-Nya, melalui nubuatan nabi-nabi-Nya.


































RINGKASAN KITAB NEHEMIA

Tujuan
Supaya anggota jemaat dengan mengenal Kitab Nehemia, memperoleh pengertian tentang cara hidup yang berhasil, karena contoh kehidupan Nehemia yang berhasil, melalui perjuangan dan kerja keras serta penyerahan diri kepada Allah.

Pendahuluan
Penulis : Nehemia.
Isi Kitab: Kitab ini terbagi atas 13 pasal. Isinya merupakan kelanjutan dari Kitab Ezra, yaitu pemulihan pemerintahan bangsa Israel, setelah kembali dari pembuangan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Nehemia
1. Pasal 1-11 (#/TB Neh 1:1-11:36*).

Keamanan kota Yerusalem dilaksanakan
Nehemia mendengar keadaan kota Yerusalem yang rusak berat. Langkah pertama yang diambilnya ialah pembangunan kembali tembok Yerusalem. Dalam melaksanakan kembali tembok ini, Nehemia lebih dahulu berpuasa dan meminta bantuan dari raja, kemudian Nehemia memeriksa kembali tembok-tembok yang sudah runtuh. Dalam pembangunan ini, Nehemia menghadapi ancaman-ancaman dan tantangan, tetapi Nehemia menanggapinya dengan berdoa dan penjagaan serta memberikan teladan-teladan yang baik kepada penguasa- penguasa, akhirnya pembangunan tembok selesai, dan ditempatkan penjaga- penjaga.
Langkah kedua, Nehemia menambah jumlah penduduk di kota Yerusalem dengan orang-orang yang baik di hadapan Tuhan, yaitu mereka yang mau mendengar Kitab Taurat, mereka yang mengaku dosa dan suka berdoa, mereka yang membuat perjanjian dengan Allah.


2. Pasal 12-13 (#/TB Neh 12:1-13:31*).
Keamanan hidup rohani umat Allah dilaksanakan. Pasal-pasal ini menjelaskan bahwa setelah tembok kota Yerusalem selesai dibangun, Nehemia mulai mengadakan pembangunan rohani umat Allah. Hal ini dimulai dari kehidupan rohani para imam, karena para imanlah yang memegang peranan penting dalam hidup rohani umat Allah.








II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Nehemia memberikan pengajaran untuk memperoleh kemenangan dari tantangan yang berat melalui penyerahan, kepercayaan kepada kuasa Allah dan disertai dengan usaha yang sungguh.
2. Untuk menjadi pemimpin yang baik, seseorang haruslah mempunyai sifat seperti Nehemia, yakni rajin berdoa, bersemangat dan mempunyai penyerahan kepada Allah.
3. Melalui kehidupan Nehemia, kita mengetahui bahwa Allah mau dan bisa memakai siapa saja yang berbeban kepada pekerjaan-Nya.














]



RINGKASAN KITAB ESTER

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ester, setiap anggota Jemaat yakin, bahwa Allah memelihara dan menolong umat-Nya ketika mengalami pencobaan dan penderitaan.

Pendahuluan
Penulis : Penulis Kitab Ester sangat sukar untuk dipastikan. Tetapi menurut para ahli Alkitab, ada kemungkinan ditulis oleh Mordekhai atau Ester bahkan mungkin juga Nehemia.

Isi Kitab: Isi Kitab Ester menceritakan keadaan Bangsa Israel di pembuangan. Untuk dapat mengerti isi Kitab Ester ini, kita akan mempelajari riwayat para pelaku dan peranannya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ester
1. Raja Ahasyweros
Pasal #/TB Est 1:1*, raja Ahasyweros adalah raja yang memerintah 127 daerah, dari India sampai Etiopia. Dia adalah salah satu raja yang terkenal pada zaman itu, namun dalam pemerintahannya dia suka bertindak sewenang-wenang.

2. Ratu Wasti
Ratu Wasti adalah orang yang dipecat oleh raja Ahasyweros, karena pada waktu raja Ahasyweros menyuruh Wasti memperlihatkan kecantikannya pada pesta yang diadakannya, ratu Wasti menolak. Hal ini bagi raja adalah satu penghinaan, maka raja memberikan keputusan, bahwa ratu Wasti dipecat sebagai ratu dan akan dicari penggantinya.

3. Haman
Haman adalah seorang yang menerima kebesaran dari raja Ahasyweros dengan kenaikan pangkat dan kedudukan tertinggi di atas semua pembesar. Semua rakyat diperintahkan menyembah Haman. Haman sangat memusuhi orang Yahudi karena Mordekhai tidak mau menyembah dia. Haman diberi kuasa oleh raja untuk membunuh bangsa Yahudi.


4. Mordekhai
Mordekhai adalah orang Yahudi yang menjadi pegawai istana raja. Dia mempunyai tugas duduk di pintu gerbang istana raja (pasal #/TB Est 2:5,19,21*). Dan ia adalah seorang yang tidak menyembah kepada Haman, karena menurut keyakinan Mordekhai hanya Tuhanlah yang patut disembah. Dalam pasal 4 ( #/TB Est 4:1-17*) dijelaskan Mordekhai berdukacita dan bersedih bersama orang Yahudi karena adanya keputusan raja memberi kuasa kepada Haman, untuk membunuh orang Yahudi.




5. Ester
Ester adalah seorang anak yatim bangsa Yahudi. Dia adalah saudara sepupu dari Mordekhai. Ketika ratu Wsti dipecat dari kedudukannya sebagai ratu, maka Ester diangkat menjadi ratu. Pada waktu orang Yahudi akan dibunuh, Ester menerima permohonan dari Mordekhai untuk menolong membebaskan orang Yahudi (pasal #/TB Est 4:14*).


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Ester membuktikan bahwa Allah tetap setia dalam memelihara dan menolong umat-Nya yang berada dalam kesusahan dan kesulitan.
2. Pengalaman Haman membuktikan bahwa kesombongan ketamakan akan menghasilkan kerugian bagi diri sendiri.





























RINGKASAN KITAB AYUB

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ayub, anggota jemaat mengerti bahwa suatu penderitaan dapat membawa kemenangan dan pengenalan yang lebih dalam akan Allah.

Pendahuluan
Penulis : Penulis Kitab Ayub tidak diketahui dengan jelas.
Isi Kitab: Kitab Ayub terdiri dari 42 pasal. Isi Kitab Ayub merupakan kisah nyata dari seorang bernama Ayub yaitu mengisahkan kehidupan Ayub yang berbahagia karena kesalehannya, tetapi kemudian hidup dalam penderitaan karena pencobaan iblis. Akhirnya dia kembali memperoleh kebahagiaan, karena ketekunannya dalam beribadah walaupun menderita.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ayub
1. Pasal 1 (#/TB Ayub 1:1-5*).
Keadaan Ayub sebelum pencobaan iblis Ayub adalah seorang yang hidup dalam kesalehan dan kelimpahan.


2. Pasal 1-3 (#/TB Ayub 1:6-3:26*).
Keadaan Ayub dalam pencobaan iblis. Dalam bagian ini dijelaskan bahwa iblis mengambil semua harta milik dan kesehatan Ayub. Hal ini membuat Ayub sangat menderita.





3. Pasal 4-37 (#/TB Ayub 4:1-37:24*).
Percakapan Ayub dengan sahabat-sahabatnya Pada bagian ini dijelaskan tentang 3 orang sahabat Ayub yang bernama Elifas, Bildad, dan Zofar. Mereka datang dan mengatakan bahwa penderitaan Ayub adalah akibat dari dosa yang dibuat secara sembunyi-sembunyi. Mereka menyuruh Ayub supaya mengakui saja dosanya, tetapi Ayub tetap bertahan, bahwa ia hidup benar di hadapan Allah. Setelah tiga teman Ayub itu selesai berbicara, seorang muda bernama Elihu memperingatkan mereka semua termasuk Ayub bahwa Tuhan adalah Maha besar dan mempunyai maksud yang baik dalam penderitaan orang beriman. (dalam pasal #/TB Ayub 9:33*).







4. Pasal 38-42 (#/TB Ayub 38:1-42:17*).
Jawaban Tuhan kepada Ayub
Dalam bagian ini Ayub di tegur oleh Allah. Kemudian Ayub merendahkan diri dihadapan Allah serta mencabut pembelaan dirinya. Setelah ini Ayub tidak lagi hidup menderita, karena diberkati Allah.

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Ayub mengajarkan kepada orang beriman bahwa Iblis tidak berkuasa untuk mencabut nyawa seseorang.
2. Kitab Ayub mengajarkan bahwa Allah mengijinkan anak-anaknya mengalami penderitaan untuk menunjukkan kemahakuasaan-Nya.
3. Kitab Ayub mengajarkan bahwa penderitaan dapat menjadi suatu alat untuk membawa seseorang pada pertumbuhan rohani yang dewasa.
4. Kitab Ayub mengajarkan Ayub sebagai teladan orang yang menyembah Allah secara benar, yaitu penyembahan yang didasari ketulusan hati.

























RINGKASAN KITAB MAZMUR

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Mazmur, anggota jemaat mengerti bagaimana hidup dengan penuh pengucapan syukur menghadapi pencobaan/penderitaan dan pentingnya mengakui dosa.

Pendahuluan
Penulis : Kitab Mazmur ditulis oleh banyak orang, di antaranya adalah Raja Daud, Musa, Asaf, Anak-anak Korah, Heman, dan lain-lain. Tetapi Raja Daud merupakan penulis terbanyak.

Isi Kitab: Kitab Mazmur terdiri dari 150 pasal. Isi kitab Mazmur mengungkapkan tanggapan orang-orang beriman kepada Tuhannya, baik dalam bentuk doa atau nyanyian.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Mazmur
Pembagian isi Kitab Mazmur

1. Mazmur pujian terhadap Allah.
Contoh: #/TB Mazm 8:1-9; 29:1-11; 33:1-22; 68:1-35*
#/TB Mazm 100:1-5; 103:1-105:45; 117:1-2*
#/TB Mazm 145:1-150:6*.
2. Mazmur pengucapan terimakasih kepada Allah
Contoh: #/TB Mazm 9:1-20; 18:1-50; 32:1-11; 66:1-20*
#/TB Mazm 76:1-12; 116:1-19*.
3. Mazmur Pemujaan atas keagungan Allah sebagai raja.
Contoh: #/TB Mazm 2:1-12; 20:1-9; 21:1-13; 45:1-17; 47:1-9*
#/TB Mazm 72:1-20; 93:1-5; 96:1-13; 97:1-12; 98:1-9*
#/TB Mazm 99:1-9; 110:1-7; 132:1-18*.

4. Mazmur Permohonan, Ratapan, dan Keluhan.
Contoh: #/TB Mazm 3:1-8; 6:1-10; 13:1-6; 22:1-31; 25:1-22*
#/TB Mazm 31:1-24; 35:1-28; 38:1-22; 39:1-13; 42:1-11*
#/TB Mazm 43:1-5; 44:1-26; 51:1-19; 63:1-11; 74:1-23*
#/TB Mazm 79:1-13; 80:1-19; 83:1-18; 85:1-13; 86:1-17*
#/TB Mazm 102:1-28; 130:1-8; 140:1-143:12*.
5. Mazmur tentang Ziarah.
Contoh: #/TB Mazm 84:1-12; 120:1-134:3*.
6. Mazmur tentang Sejarah Bangsa Israel.
Contoh: #/TB Mazm 78:1-72; 95:1-11; 105:1-45; 106:1-48; 114:1-8*.
7. Mazmur tentang keagungan Firman Allah.
Contoh: #/TB Mazm 119:1-176*.

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Mazmur mengajarkan bagaimana anak-anak Allah hidup dan berjalan mengikuti Allah.
2. Kitab Mazmur mengajarkan bagaimana Allah memberkati setiap orang yang mau berpegang/hidup sesuai dengan Firman Allah.
3. Kitab Mazmur mengungkapkan keagungan Allah sebagai pencipta alam semesta dan sekaligus sebagai pemeliharaannya.
4. Kitab Mazmur mengajarkan kebesaran dan kemuliaan sifat-sifat Allah.
5. Kitab Mazmur mengajarkan tentang Allah yang tidak mau bergaul dengan orang-orang yang hidup di dalam perbuatan dosa.







































RINGKASAN KITAB AMSAL

Tujuan
Supaya anggota kelompok mengerti seluruh Kitab Amsal yang mengajarkan asas-asas dari kehidupan yang dijalankan dengan hikmat dan penuh rasa takut kepada Tuhan. Pelajaran ini dapat mendorong mereka untuk melaksanakannya.

Pendahuluan
Penulis : Kitab Amsal ditulis oleh beberapa orang, tetapi penulis yang terbanyak adalah raja Salomo. Sedangkan penulis-penulis lainnya adalah Agur dan ibu raja Lemuel.
Isi Kitab: Kitab Amsal terdiri dari 31 pasal. Kitab Amsal berisikan kata-kata hikmat yang mengajarkan asas-asas dari kehidupan yang dijalankan dengan penuh rasa takut kepada Tuhan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Amsal
1. Pasal 1 (#/TB Ams 1:1-7*).

Tujuan Amsal-Amsal
Amsal memberi pengetahuan akan hikmat.
Amsal memberikan kepandaian.
Amsal memberikan kejujuran.
Amsal memberikan pengetahuan tentang takut akan Tuhan.

2. Pasal 1-9 (#/TB Ams 1:8-9:18*).
Amsal tentang hikmat
Bagian ini berisikan ajaran tentang pentingnya seorang muda mencari hikmat.


3. Pasal 10-24 (#/TB Ams 10:1-24:34*).
Amsal-Amsal Salomo sebagai anjuran supaya berakal budi. Bagian ini menjelaskan tentang tindakan orang yang berakal budi dan yang tidak berakal budi, serta segala suatu akibat dari tindakan tersebut.


4. Pasal 25-29 (#/TB Ams 25:1-29:27*).
Amsal-Amsal Salomo yang dikumpulkan pegawai raja Hizkia. Bagian ini menjelaskan tentang cara mengatasi kesombongan.


5. Pasal 30-31 (#/TB Ams 30:1-31:31*).
Amsal Agur bin Yake dan Ibu Raja Lemuel
Amsal ini berbicara mengenai doa dan ajaran hidup, serta tabiat seorang istri yang baik.



II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Amsal mengajarkan tentang kehidupan di dalam kebenaran, keadilan dan kejujuran.
2. Kitab Amsal mengajarkan arti dan tujuan dari kehidupan manusia.
3. Kitab Amsal mengajarkan kemuliaan dari seorang istri yang bijaksana.
4. Kitab Amsal mengajarkan akibat-akibat dari kemalasan.
5. Kitab Amsal mengajarkan bahwa pengetahuan yang tidak disertai dengan takut akan Allah merupakan suatu hal yang tidak berguna.
6. Kitab Amsal membuat seorang yang tidak berpengalaman di dalam
kehidupan dapat mempunyai pengetahuan akan arti dan tujuan kehidupan.







RINGKASAN KITAB PENGKHOTBAH

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Pengkhotbah, anggota jemaat mengerti bahwa hidupnya merupakan pemberian Allah, yang harus dinikmati dengan rasa penuh tanggung jawab karena akhirnya masing-masing akan diadili oleh Allah.

Pendahuluan
Penulis : Raja Salomo.
Isi Kitab: Kitab Pengkhotbah terbagi atas 12 pasal, dan isi Kitab ini mengajarkan bahwa segala sesuatu dari hidup manusia menjadi sia-sia apabila terpisah dari hubungan dengan Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Pengkhotbah
1. Pasal 1-2 (#/TB Pengkh 1:1-2:26*).
Ajaran tentang kehidupan yang terbaik. Bagian ini menjelaskan tentang kesia-siaan hidup dan segala yang terbaik bagi manusia hanya diperoleh apabila berada di dalam Tuhan.

2. Pasal 3-6 (#/TB Pengkh 3:1-6:12*).
Ajaran tentang peranan Tuhan dalam hidup manusia
Pasal 3 (#/TB Pengkh 3:1-22*) menjelaskan bahwa segala sesuatu dalam hidup manusia itu ada waktunya menurut pemberian Tuhan yang tak dapat ditambahkan atau dikurangi oleh manusia. Pasal 3-6; #/TB Pengkh 3:16-6:12* mengajar bahwa ketidakadilan yang terjadi di atas dunia akan diadili.
Segala usaha manusia berdasarkan kekuatan sendiri adalah sia- sia dan segala kekayaan tidak berguna. Semuanya sia-sia kalau Tuhan tidak memberikan kuasa untuk menikmatinya (pasal #/TB Pengkh 6:2*).


3. Pasal 7-12 (#/TB Pengkh 7:1-12:14*).
Ajaran tentang dasar perbuatan baik
Pasal 7 (#/TB Pengkh 7:1-29*) menjelaskan tentang hikmat yang memang berguna tetapi sukar didapat. Pasal 8 (#/TB Pengkh 8:1-17*) memberi nasihat supaya manusia mematuhi perintah raja. Pimpinan Allah tidak dapat dimengerti karena orang saleh sering menderita sedangkan orang fasik bahagia dan keduanya akan mati. Kesimpulan dalam pasal 11 (#/TB Pengkh 11:1-10*) walaupun nasib manusia tidak dapat diubah, namun dituntut untuk bekerja dengan rajin. Karena hidup manusia adalah sia-sia, maka ia harus hidup dengan iman kepada Allah.


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Pengkhotbah mengajarkan bahwa hidup yang tanpa iman kepada Allah, merupakan kehidupan yang sia-sia.
2. Kitab Pengkhotbah mengajarkan bahwa, memiliki pengetahuan tanpa disertai iman kepada Allah adalah kesia-siaan.
3. Kitab Pengkhotbah mengajarkan bahwa kebahagiaan di dalam hidup hanya bisa sempurna kalau disertai dengan iman kepada Allah, Tuhan Yesus.
4. Kebahagiaan dan kesusahan yang dialami manusia, mempunyai waktu dan perubahannya sendiri.
5. Kitab Pengkhotbah mengajarkan bahwa di dunia ini keadilan yang sejati tidak ada, tetapi oleh sebab itu ketidakadilan tersebut akan diadili.














RINGKASAN KITAB KIDUNG AGUNG

Tujuan
Supaya anggota jemaat dapat memahami seluruh isi Kitab Kidung Agung yang menceritakan tentang kekuatan cinta.

Pendahuluan
Penulis : Raja Salomo.
Isi Kitab: Kitab Kidung Agung terbagi atas 8 pasal. Dan isi Kitab ini ialah, cerita tentang kemesraan dan kekuatan cinta antara raja Salomo dengan kekasihnya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Kidung Agung
1. Pasal 1-2 (#/TB Kid 1:1-2:7*).

Adegan di Istana
Pasal #/TB Kid 1:2-8*, pengantin perempuan dan puteri-puteri. Yerusalem, dengan penuh kasih sayang pengantin perempuan menyatakan ketaatan yang mesra kepada pengantin laki-laki. Pasal #/TB Kid 1:9-2:7*, pengantin laki-laki memuji-muji pengantin perempuan.




2. Pasal 2-8 (#/TB Kid 2:8-8:4*).
Adegan dalam impian pengantin perempuan. Karena pengantin perempuan ini dari desa dan berkulit hitam, maka melalui impiannya ia menghilangkan rasa rendah dirinya, yaitu berusaha agar layak dicintai dan mencintai raja sebagai suaminya.
3. Pasal 8-14 (#/TB Kid 8:5-14*).

Adegan dari padang gurun
Bagian ini menjelaskan bahwa kekuatan cinta yang memberikan kebahagiaan melebihi kebahagiaan yang diberikan oleh harta benda dan kekayaan.


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Kidung Agung mengajarkan bahwa cinta yang terbaik adalah cinta yang didasarkan pada kepercayaan yang penuh terhadap kekasihnya.
2. Kitab Kidung Agung mengajarkan bahwa pernikahan merupakan anugerah daripada Allah.
3. Bagi seorang wanita yang percaya kepada Allah, ia mempunyai nilai yang tinggi, tidak memandang ia itu orang desa atau kesederhanaannya.
4. Kitab Kidung Agung mengajarkan bahwa kebahagiaan dari cinta hanya dapat ditemukan/dialami kalau terjadi melalui cinta segitiga, yaitu antara suami, isteri, dan Tuhan.















RINGKASAN KITAB YESAYA

Tujuan
Supaya dengan mengenal Kitab Yesaya, anggota jemaat mengerti dan percaya bahwa anugerah Allah hanya dapat diperoleh di dalam Tuhan Yesus Kristus, yang menjelma menjadi ”hamba” yang menderita dan mati sebagai korban dosa manusia.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Yesaya.
Isi Kitab: Kitab Yesaya terbagi atas 66 pasal. Isi Kitab ini dibagi ke dalam dua bagian utama. Bagian pertama adalah nubuatan tentang hukuman yang akan jatuh atas bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain. Bagian kedua adalah penghiburan tentang anugerah Allah yang ada di dalam Yesus Kristus, di mana kelahiran, penderitaan dan kemenangan Yesus dinubuatkan dengan jelas.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yesaya
1. Pasal 1-35 (#/TB Yes 1:1-35:10*).
Israel, Umat Allah yang tidak setia
Pasal-pasal ini menjelaskan tentang beberapa hal penting:
a. Dosa bangsa ini (#/TB Yes 1:1-31; 3:1-26; 5:1-30*).
b. Keadaan masa depannya
( #/TB Yes 2:1-22; 4:1-6; 9:1-21; 11:1-16; 12:1-6; 25:1-35:10*).
c. Panggilan nabi Yesaya (#/TB Yes 6:1-13*).
d. Raja-raja bangsa ini yang tidak percaya (#/TB Yes 7:1-25*).
e. Hukuman Allah atas bangsa-bangsa yang memusuhi-Nya.
( 1) Babel (#/TB Yes 13:1-22; 14:1-32; 21:1-17*).
( 2) Asyur (#/TB Yes 14:24-27*).
( 3) Filistin (#/TB Yes 14:28-32*).
( 4) Moab (pasal 15-16; #/TB Yes 15:1-16:14*).
( 5) Damsyik (pasal 17; #/TB Yes 17:1-14*).
( 6) Etiopia (pasal 18; #/TB Yes 18:1-7*).
( 7) Mesir (pasal 19-20; #/TB Yes 19:1-20:6*).
( 8) Arabia (#/TB Yes 21:13-17*).
( 9) Tirus (pasal 23; #/TB Yes 23:1-18*).
( 10) Edom (#/TB Yes 34:5-15*).
( 11) Bangsa-bangsa di dunia (pasal 24-25; #/TB Yes 24:1-25:12*).


2. Pasal 36-39 (#/TB Yes 36:1-39:8*).
Hizkia, hamba Allah yang penakut

Pendalaman
a. Bacalah pasal #/TB Yes 37:1-7*.
Ia sangat takut kepada raja Asyur.
b. Bacalah pasal #/TB Yes 38:1-3*.
Ia sangat takut kepada kematian.
c. Bacalah pasal #/TB Yes 39:1-8*.
Hizkia sangat takut kepada Babel, sehingga ia memperlihatkan semua apa yang ada dalam kerajaannya.


3. Pasal 40-66 (#/TB Yes 40:1-66:24*).
Nubuatan tentang Yesus Kristus, hamba Allah yang setia
Dalam pasal-pasal ini, ada 3 bagian besar, yaitu:
a. Pemberitaan tentang kemuliaan Allah dalam memberikan penyelamatan dan penghiburan kepada bangsa Israel ( pasal 40-48; #/TB Yes 40:1-48:22*).
b. Pemberitaan tentang kedatangan seorang penyelamat bangsa Israel dan penyelamat bangsa lain. Dan juga pemberitaan tentang penderitaan yang akan dialami oleh penyelamat ( pasal 49-53; #/TB Yes 49:1-53:12*).
c. Pemberitaan keselamatan dan keadaan masa depan dalam pemerintahan raja (Penyelamat) yang kekal ( pasal 54-66; #/TB Yes 54:1-66:24*).


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Yesaya mengajarkan tentang kekudusan Allah, karena Allah juga menuntut hidup yang kudus dari umat-Nya.
2. Kitab Yesaya mengajarkan bahwa kelahiran dan penderitaan dari Tuhan Yesus sudah menjadi rencana Allah.
3. Kitab Yesaya menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah perwujudan daripada Allah yang perkasa, Penasehat yang Ajaib, Bapa yang kekal, dan Raja Damai.
4. Kitab Yesaya mengajarkan bahwa dunia akan mengalami masa penghukuman atau kehancuran.
5. Kitab Yesaya menegaskan bahwa Kristus Yesus merupakan korban dari dosa-dosa manusia.















RINGKASAN KITAB YEREMIA

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Yeremia, anggota Jemaat mengerti bahwa Allah
sangat membenci ketidaktaatan anak-anaknya, tetapi juga Ia adalah Allah Yang Maha Pengampun terhadap anak-anak-Nya yang mau bertobat dari dosanya.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Yeremia.
Isi Kitab: Kitab Yeremia terbagi atas 52 pasal, yang berisi hal sejarah
pemberitaan penghukuman yang akan dialami oleh bangsa Israel karena ketidaktaatannya dan pemberitaan tentang kelahiran Raja, tunas dari Daud serta keadaan dalam pemerintahannya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yeremia
1. Pasal 1 (#/TB Yer 1:1-19*).
Yeremia dipanggil menjadi hamba Allah

Pendalaman
Perhatikan pasal 1; #/TB Yer 1:1-19* dan
apakah yang terjadi dengan Yeremia?

2. Pasal 2-25 (#/TB Yer 2:1-25:38*).
Pemberitaan tentang keadaan masa depan bangsa Israel dan Yehuda
a. Allah mencela kejahatan bangsa Yehuda.
( Pasal 2-10; #/TB Yer 2:1-10:25*).
b. Penganiayaan terhadap Yeremia di Anatot.
( Pasal 11; #/TB Yer 11:1-23*).
c. Yeremia memberitakan kejahatan dan dosa bangsa Yehuda ( Pasal 13-20; #/TB Yer 13:1-20:18*).
d. Pemberitaan tentang pembuangan bangsa Yehuda ke Babel selama 71 tahun (Pasal 25; #/TB Yer 25:1-38*).



3. Pasal 26-45 (#/TB Yer 26:1-45:5*).
Penjelasan tentang pelayanan Yeremia
a. Yeremia memberitakan kehancuran Bait Suci dan penganiayaan oleh Hananya terhadap dirinya (pasal 26-29; #/TB Yer 26:1-29:32*).
b. Yeremia memberitahukan janji Allah tentang pemulihan keadaan bangsa Israel, serta diperbaharuinya janji Allah kepada bangsa Israel (pasal 30- 34; #/TB Yer 30:1-34:22*).
c. Yeremia dimasukkan ke dalam sumur karena pemberitaannya (pasal 37-39; #/TB Yer 37:1-39:18*).
d. Yeremia terpaksa ikut mengungsi ke Mesir (pasal 40-45; #/TB Yer 40:1-45:5*).



4. Pasal 46-51 (#/TB Yer 46:1-51:64*).
Pemberitaan tentang masa depan bangsa-bangsa lain.
a. Pemberitaan keadaan masa depan bangsa-bangsa Mesir, Filistin, Moab, Amon, Edom, Damsyik (pasal 46-49; #/TB Yer 46:1-49:39*).
b. Pemberitaan keadaan masa depan bangsa Babel ( pasal 50-51; #/TB Yer 50:1-51:64*).


5. Pasal 52 (#/TB Yer 52:1-34*).
Pemberitaan tentang kehancuran kota suci di Yerusalem.

Pendalaman
Apakah sebabnya kota Yerusalem dihancurkan?
( bacalah pasal #/TB Yer 52:1-3*).

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Yeremia mengajarkan bahwa di dalam melayani dan menjadi hamba Allah kita tidak terlepas dari penderitaan dan aniaya.
2. Panggilan Yeremia mengajarkan bahwa Allah mau memanggil seseorang untuk menjadi hamba-Nya dengan sepenuh waktu.
3. Kitab Yeremia mengajarkan bahwa Allah sangat membenci ketidaktaatan anak-anak-Nya, tetapi Ia mengampuni anak-anak-Nya yang mau bertobat dari kesalahannya.

































RINGKASAN KITAB RATAPAN

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Ratapan, anggota jemaat mengerti bahwa kehancuran kota Yerusalem adalah akibat dosa-dosa bangsa Israel, sehingga anggota jemaat juga mengetahui bahwa Allah menghukum dunia karena dosa-dosa manusia.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Yeremia.
Isi Kitab: Kitab Ratapan terbagi atas 5 pasal. Dan bersifat seruan hati dan getaran perasaan nabi Yeremia atas kehancuran Yerusalem.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ratapan
1. Pasal 1 (#/TB Rat 1:1-22*).
Yeremia menangisi keadaan Yerusalem yang dihancurkan
Bacalah pasal #/TB Rat 1:16-22*.
Apa sebab Yeremia menangis?

2. Pasal 2 (#/TB Rat 2:1-22*).
Yeremia dalam tangisnya menyatakan bahwa kerusakan dan kesukaran Yerusalem, merupakan pernyataan daripada murka Allah


3. Pasal 3 (#/TB Rat 3:1-66*).
Yeremia menunjukkan perasaannya dengan menangisi segala kesukaran dan penderitaan bangsanya




4. Pasal 4 (#/TB Rat 4:1-22*).
Yeremia dalam tangisnya menceritakan bahwa semua penderitaan dan kesukaran yang terjadi adalah akibat dari perbuatan-perbuatan dosa bangsa Israel


5. Pasal 5 (#/TB Rat 5:1-22*).
Yeremia dalam tangisnya memohonkan doa pada Allah untuk memulihkan kembali keadaan bangsa Israel


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Yeremia mengajarkan bahwa Yeremia merasakan kesedihan akan keadaan bangsanya, karena dosa-dosa mereka. Hal ini juga mengajarkan agar setiap orang Kristen mempunyai beban akan bangsanya yang belum mengenal Tuhan Yesus.
2. Kehancuran kota Yerusalem merupakan pernyataan penghukuman Allah atas dosa bangsa Israel. Dengan demikian berarti Allah juga pasti menghukum anak-anak-Nya yang berbuat dosa.
3. Dalam keadaan yang penuh penderitaan Yeremia berdoa untuk memohonkan pertolongan dari Allah. Demikian pulalah hendaknya setiap orang percaya memohon pertolongan Allah, ketika mengalami penderitaan.




























RINGKASAN KITAB YEHEZKIEL

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Yehezkiel, anggota jemaat dapat mengerti dan yakin bahwa Allah yang memilih bangsa Israel sebagai umat pilihan-Nya, adalah Allah yang dikenal dalam Tuhan Yesus Kristus, yaitu Allah Yang Mahakuasa dan yang mempunyai rencana yang indah dalam kehidupan seseorang.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Yehezkiel.
Isi Kitab: Kitab Yehezkiel terdiri dari 48 pasal. Isi Kitab ini merupakan pemberitaan tentang keadaan masa depan bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yehezkiel
1. Pasal 1-3 (#/TB Yeh 1:1-3:27*).
Allah memanggil Yehezkiel menjadi hambanya
a. Allah memperlihatkan kemuliaan-Nya kepada Yehezkiel ( pasal 1; #/TB Yeh 1-28*).
b. Allah memberikan tugas kepada Yehezkiel dalam melayani-Nya ( pasal 2-3; #/TB Yeh 2:1-3:27*).







2. Pasal 4-24 (#/TB Yeh 4:1-24:27*).
Pemberitaan tentang penghukuman yang akan dialami oleh bangsa Israel
a. Perumpamaan-perumpamaan tentang penghukuman yang akan dialami bangsa Israel (pasal 3-7; #/TB Yeh 3:1-7:27*).
b. Pemberitaan tentang penglihatan Yehezkiel atas dosa bangsa Israel (pasal 8-11; #/TB Yeh 8:1-11:25*).
c. Pemberitaan tentang penghakiman yang akan dialami bangsa Israel (pasal 12-19; #/TB Yeh 12:1-19:14*).
d. Gambaran tentang dosa-dosa daripada bangsa Israel ( pasal 20-24; #/TB Yeh 20:1-24:27*).


3. Pasal 25-32 (#/TB Yeh 25:1-32:32*).
Pemberitaan tentang keadaan masa depan bangsa-bangsa


4. Pasal 33-39 (#/TB Yeh 33:1-39:29*).
Pemberitaan akan pembaharuan yang akan diterima bangsa Israel setelah penghakiman


5. Pasal 40-48 (#/TB Yeh 40:1-48:35*).
Pemberitaan tentang keadaan masa depan dari zaman baru
a. Pemberitahuan tentang ukuran dari pada Bait Allah ( pasal 40-42; #/TB Yeh 40:1-42:20*).
b. Petunjuk-petunjuk dalam ibadah
( pasal 43-46; #/TB Yeh 43:1-46:24*).
c. Pemberitahuan tentang keadaan dan pembagian tanah ( pasal 47-48; #/TB Yeh 47:1-48:35*).


II. Kesimpulan/penerapan
1. Panggilan atas Yehezkiel untuk menjadi pemberita Firman Allah, mengajarkan bahwa Allah juga memanggil setiap orang percaya untuk bersaksi tentang Kristus.
2. Tuntutan Allah terhadap tanggung jawab Yehezkiel dalam pemberitaannya, mengajarkan juga bahwa Allah menuntut pertanggungjawaban setiap orang Kristen dalam hal memberitakan Injil.
3. Pemberitaan tentang keadaan masa depan bangsa Israel dan bangsa-bangsa lain telah digenapi, membuktikan bahwa apa yang dikatakan oleh Firman Allah itu benar.
4. Apabila kehidupan di dalam zaman yang baru penuh dengan persekutuan, maka sudah selayaknyalah setiap orang percaya untuk memulai hidup dengan penuh persekutuan di dunia ini.





























RINGKASAN KITAB DANIEL

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Daniel, anggota jemaat mengerti bahwa kelahiran dan kedatangan Tuhan Yesus ke dunia telah dinubuatkan pada zaman dahulu. Dan juga tentang keadaan daripada zaman akhir. Selain itu, agar anggota jemaat juga dapat meneladani kehidupan Daniel dengan teman-temannya yang setia beribadah kepada Allah, walaupun berada di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Daniel.
Isi Kitab: Kitab Daniel terbagi atas 12 pasal, yang isinya berhubungan sejarah kekuasaan bangsa-bangsa di dunia, dan juga tentang keadaan pada masa yang akan datang, ketika Tuhan Yesus datang kembali ke dunia untuk yang kedua kali. Untuk mengetahui lebih jelas tentang isi Kitab Daniel, lihatlah uraian berikut:

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Daniel
1. Pasal 1-66 (#/TB Dan 1:1-6:28*).
Pemberitaan tentang peristiwa-peristiwa kehidupan Nabi Daniel
a. Sejarah Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego sebelum ke Babel sampai mereka menjadi pejabat pemerintah Babel ( Pasal 1; #/TB Dan 1:1-21*).
b. Cerita tentang mimpi raja Nebukadnezar dan arti yang dijelaskan oleh Daniel (Pasal 2; #/TB Dan 2:1-49*).
c. Cerita tentang ketaatan Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam menyembah Allah walaupun dimasukkan ke dalam perapian yang menyala-nyala (Pasal 3; #/TB Dan 3:1-30*).
d. Pemberitahuan arti dari mimpi raja Nebukadnezar, dan penggenapannya (Pasal 4; #/TB Dan 4:1-37*).
e. Cerita tentang tulisan di dinding dan arti serta
penggenapannya (Pasal 5; #/TB Dan 5:1-31*).
f. Cerita ketaatan Daniel dalam beribadah kepada Allah walaupun dimasukkan ke dalam gua singa (Pasal 6; #/TB Dan 6:1-28*).


2. Pasal 7-12 (#/TB Dan 7:1-12:13*).
Penglihatan Nabi Daniel tentang keadaan bangsa-bangsa di akhir zaman

Pendalaman
Bacalah pasal #/TB Dan 12:1-13*.
Apakah janji bagi orang-orang yang percaya?
( pasal #/TB Dan 12:13*).

II. Kesimpulan/penerapan
1. Ketaatan Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego di dalam menyembah Allah walaupun berada dalam ancaman, merupakan pengajaran terhadap setiap orang Kristen untuk mempunyai kesetiaan dalam imannya ketika berada dalam bahaya.
2. Pertolongan Allah terhadap Daniel dan teman-temannya, membuktikan bahwa Allah tidak pernah membiarkan anak-anak-Nya mengalami penderitaan seorang diri.
3. Pada akhir zaman akan ada kesusahan-kesusahan besar, tetapi umat Allah akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah yang kekal.

























RINGKASAN KITAB HOSEA

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Hosea anggota jemaat mengerti akan kasih setia Allah yang selalu nyata kepada umat-Nya, walaupun mereka tidak setia kepada-Nya, dan juga mengerti betapa besar kebencian Allah terhadap umat-Nya yang berpegang kepada penyembahan berhala.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Hosea.
Isi Kitab: Kitab Hosea dibagi atas 14 pasal yang berisikan gambaran kehidupan bangsa Israel dalam hubungannya sebagai umat pilihan Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Hosea
1. Pasal 1-3 (#/TB Hos 1:1-3:5*).
Rumah tangga Nabi Hosea sebagai lambang hubungan bangsa Israel dengan Allah
a. Istri Hosea yang melakukan perzinahan melambangkan bangsa Israel yang melakukan penyembahan berhala.
b. Hosea sebagai suami yang mengampuni perzinahan istrinya, melambangkan betapa Allah selalu mengampuni kesalahan (penyembahan berhala) bangsa Israel.


2. Pasal 4-10 (#/TB Hos 4:1-10:15*).
Kemurtadan bangsa Israel dari Firman Allah
a. Celaan atas pimpinan agama dan bangsa yang tidak setia ( pasal 4; #/TB Hos 4:19*).

b. Kemunafikan ibadah bangsa Israel
( pasal 5-10; #/TB Hos 5:1-10:15*).



3. Pasal 11-14 (#/TB Hos 11:1-14:9*).
Pembaharuan terhadap bangsa Israel
a. Kasih Allah mengatasi (mengalahkan) kedegilan hati bangsa Israel (pasal 11-13; #/TB Hos 11:1-13:16*).
b. Janji pengampunan Allah terhadap pertobatan bangsa Israel (pasal 14; #/TB Hos 14:1-9*).

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Hosea mengajarkan bahwa Allah memberikan hukuman terhadap orang Kristen yang masih menyembah berhala.
2. Allah yang menjadi sumber keselamatan, adalah Allah yang Maha Pengampun.
3. Walaupun dosa yang dilakukan sangat besar, tetapi bila bertobat dan mohon pengampunan kepada Allah, maka ia akan setia mengampuni.



























RINGKASAN KITAB YOEL

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Yoel anggota jemaat mengerti tentang hari penghukuman yang dahsyat atas bangsa-bangsa di dunia dan bahwa Allah memberi perlindungan (keselamatan) pada orang-orang yang percaya.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Yoel.
Isi Kitab: Kitab Yoel dibagi atas 3 pasal yang berisi tentang hari penghukuman yang dahsyat atas bangsa-bangsa di dunia yang jahat atau tidak percaya. Tetapi pada saat itu ada perlindungan atau keselamatan bagi bangsa yang bertobat dari kejahatan dan percaya kepada Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yoel
1. Pasal 1 (#/TB Yoel 1:1-20*).
Allah memberikan hukuman melalui tulah belalang










2. Pasal 2 (#/TB Yoel 2:1-17*).
Allah menghimbau agar umat Allah mau bertobat



3. Pasal 2-3 (#/TB Yoel 2:18-3:21*).
Allah memberkati bangsa yang bertobat

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Yoel mengajarkan bahwa bencana yang dialami manusia dapat merupakan teguran Allah.
2. Allah menghendaki agar pertobatan dari manusia tidak ditunda-tunda.
3. Hari Tuhan adalah hari kesukaan bagi orang yang percaya, tetapi menjadi hari yang mencelakakan bagi orang yang tidak percaya.
4. Allah senantiasa memperhatikan kehidupan umat-Nya, baik dalam kesusahan maupun dalam kemenangan.


RINGKASAN KITAB YOEL

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Yoel anggota jemaat mengerti tentang hari penghukuman yang dahsyat atas bangsa-bangsa di dunia dan bahwa Allah memberi perlindungan (keselamatan) pada orang-orang yang percaya.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Yoel.
Isi Kitab: Kitab Yoel dibagi atas 3 pasal yang berisi tentang hari penghukuman yang dahsyat atas bangsa-bangsa di dunia yang jahat atau tidak percaya. Tetapi pada saat itu ada perlindungan atau keselamatan bagi bangsa yang bertobat dari kejahatan dan percaya kepada Allah.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yoel
1. Pasal 1 (#/TB Yoel 1:1-20*).
Allah memberikan hukuman melalui tulah belalang









2. Pasal 2 (#/TB Yoel 2:1-17*).
Allah menghimbau agar umat Allah mau bertobat


3. Pasal 2-3 (#/TB Yoel 2:18-3:21*).
Allah memberkati bangsa yang bertobat



II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Yoel mengajarkan bahwa bencana yang dialami manusia dapat merupakan teguran Allah.
2. Allah menghendaki agar pertobatan dari manusia tidak ditunda-tunda.
3. Hari Tuhan adalah hari kesukaan bagi orang yang percaya, tetapi menjadi hari yang mencelakakan bagi orang yang tidak percaya.
4. Allah senantiasa memperhatikan kehidupan umat-Nya, baik dalam kesusahan maupun dalam kemenangan.

RINGKASAN KITAB AMOS

Tujuan
Supaya anggota jemaat mengerti isi Kitab Amos, dan dengan demikian dapat memahami keadilan Allah, serta kesabaran Allah terhadap perbuatan jahat manusia.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Amos.
Isi Kitab: Kitab Amos dibagi atas 9 pasal yang berisi tentang keadilan dan kesabaran Allah terhadap perbuatan jahat manusia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Amos
1. Pasal 1-2 (#/TB Am 1:1-2:16*).
Pemberitaan tentang hukuman dari Allah terhadap bangsa-bangsa
Hukuman Allah atas bangsa Damsyik, Gaza, Tirus, Edom, Amon, Moab serta hukuman atas Yehuda dan atas bangsa Israel. Hukuman ini diberikan Allah karena perbuatan bangsa-bangsa yang durhaka itu telah melampaui batas
kesabaran Allah. Hukuman itu dilambangkan sebagai api, tanda hukuman yang paling berat. Dari semua hukuman pada bagian pertama ini, dapat diketahui bahwa dosa yang mendatangkan hukuman itu adalah kekejaman terhadap bangsa lain.




2. Pasal 3-6 (#/TB Am 3:1-6:14*).
Pemberitaan tentang tiga Firman Allah terhadap dosa bangsa Israel


a. Pasal 3; #/TB Am 3:1-15*.
Firman Allah tentang kesalahan bangsa Israel, yaitu lalai melaksanakan tugasnya sebagai umat pilihan Allah.
b. Pasal 4; #/TB Am 4:1-13*.
Firman Allah tentang kemunafikan dan kebobrokan moral bangsa Israel dalam hidup beragama.
c. Pasal 5-6; #/TB Am 5:1-6:14*.
Firman Allah sebagai peringatan kepada bangsa Israel sebelum mengalami hukuman.


3. Pasal 7-9 (#/TB Am 7:1-9:15*).
Penglihatan tentang hukuman dari Allah dan pelepasan bagi umat-Nya
a. Pasal #/TB Am 7:1-9:10*.
Penglihatan tentang belalang; Api sebagai alat penghakiman; Tali Sipat; Bakul dan Buah-buahan; dan Tuhan di dekat Mezbah.
b. Pasal #/TB Am 9:11-15*.
Pemberitaan akan janji Allah untuk memulihkan kembali keadaan umat Allah.





II. Kesimpulan/penerapan
Dari uraian di atas dapatlah diambil beberapa kesimpulan/penerapan, seperti:
1. Kitab Amos mengajarkan bahwa hukuman Allah akan jatuh ke atas segala bangsa yang tidak mau beribadah kepada-Nya.
2. Allah lebih mengutamakan kebenaran dan keadilan, daripada korban-korban atau persembahan dalam ibadah.
3. Amos sebagai seorang peternak di desa, dapat dipakai Allah dalam memberitakan Firman-Nya, mengajarkan bahwa Allah bisa memakai orang yang tidak berpendidikan.


RINGKASAN KITAB OBAJA

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Obaja, anggota jemaat melihat bangsa Edom sebagai contoh bangsa yang tidak mengenal Allah, dan yang menerima penghukuman Allah.

Pendahuluan
Penulis : Penulis Kitab Obaja adalah Nabi Obaja.
Isi Kitab: Kitab Obaja terdiri dari satu pasal. Isi Kitab Obaja membicarakan tentang penghukuman terhadap bangsa Edom.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Obaja
1. Ayat 1-4 (#/TB Ob 1:1-4*).
Pemberitaan tentang kesombongan bangsa Edom Apakah yang menjadi kesombongan bangsa Edom?
2. Ayat 5-16 (#/TB Ob 1:5-16*).
Pemberitaan tentang perbuatan dan sikap bangsa Edom terhadap bangsa Israel. Dan penghakiman atau hukuman terhadap bangsa Edom Apakah sikap bangsa Edom? Dan apakah akibatnya?
3. Ayat 17-21 (#/TB Ob 1:17-21*).
Pemberitaan bahwa kelepasan hanya ada dari bangsa Israel

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Obaja mengajarkan bahwa kesombongan merupakan dosa yang dibenci Allah.
2. Kitab Obaja mengajarkan bahwa berbahagia karena orang lain mendapat kesulitan sangat dicela oleh Allah.
3. Kitab Obaja mengajarkan bahwa bertindak dengan kejam terhadap orang lain, tidak berkenan di hadirat Allah.
4. Kitab Obaja mengajarkan Edom sebagai perlambangan dari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.



























RINGKASAN KITAB OBAJA

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Obaja, anggota jemaat melihat bangsa Edom sebagai contoh bangsa yang tidak mengenal Allah, dan yang menerima penghukuman Allah.

Pendahuluan
Penulis : Penulis Kitab Obaja adalah Nabi Obaja.
Isi Kitab: Kitab Obaja terdiri dari satu pasal. Isi Kitab Obaja membicarakan tentang penghukuman terhadap bangsa Edom.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Obaja
1. Ayat 1-4 (#/TB Ob 1:1-4*).
Pemberitaan tentang kesombongan bangsa Edom Apakah yang menjadi kesombongan bangsa Edom?
2. Ayat 5-16 (#/TB Ob 1:5-16*).
Pemberitaan tentang perbuatan dan sikap bangsa Edom terhadap bangsa Israel. Dan penghakiman atau hukuman terhadap bangsa Edom Apakah sikap bangsa Edom? Dan apakah akibatnya?
3. Ayat 17-21 (#/TB Ob 1:17-21*).
Pemberitaan bahwa kelepasan hanya ada dari bangsa Israel

II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Obaja mengajarkan bahwa kesombongan merupakan dosa yang dibenci Allah.
2. Kitab Obaja mengajarkan bahwa berbahagia karena orang lain mendapat kesulitan sangat dicela oleh Allah.
3. Kitab Obaja mengajarkan bahwa bertindak dengan kejam terhadap orang lain, tidak berkenan di hadirat Allah.
4. Kitab Obaja mengajarkan Edom sebagai perlambangan dari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah.


























RINGKASAN KITAB YUNUS

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Yunus, anggota kelompok mengetahui, bahwa kasih karunia Allah bagi manusia, bukan hanya kepada bangsa Israel saja, sebagai ”bangsa pilihan,” melainkan berlaku untuk segala bangsa di dunia, yang percaya kepada-Nya dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Pendahuluan
Penulis : Penulis Kitab Yunus ini tidak dapat diketahui dengan pasti.
Isi Kitab: Kitab Yunus berjumlah 4 pasal. Isi dari Kitab Yunus, dari seluruh pasal menunjukkan perintah dari Tuhan yang penuh dengan belas kasihan. Dari keempat pasal Kitab Yunus dapat diuraikan dalam 4 bagian yaitu:

1. Pasal 1 (#/TB Yun 1:1-17*), Yunus dipanggil.
2. Pasal 2 (#/TB Yun 2:1-10*), Yunus di dalam perut ikan.
3. Pasal 3 (#/TB Yun 3:1-10*), Yunus dipanggil untuk kedua kali.
4. Pasal 4 (#/TB Yun 4:1-11*), Yunus dengan Tuhan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Yunus
1. Pasal 1 (#/TB Yun 1:1-17*)
Yunus dipanggil Allah, untuk menjadi hamba-Nya
Menurut pasal 1 (#/TB Yun 1:1-17*) ini menceritakan bagaimana Nabi Yunus dipanggil untuk pergi ke kota Niniwe menyampaikan khotbah karena kehidupan orang-orang di sana penuh dengan kejahatan. Panggilan ini tidak dituruti oleh Yunus dan dia melarikan diri ke Tarsis karena dia ingin supaya Niniwe tidak bertobat dan orang-orang Niniwe akan menerima hukuman. Dalam perjalanan di atas kapal angin ribut menyerang mereka. Setelah diundi, ternyata Yunuslah yang berdosa, maka Yunus dibuang ke dalam laut.



2. Pasal 2 (#/TB Yun 2:1-10*).
Yunus menyesali ketidaktaatannya
Setelah Nabi Yunus dibuang ke laut, Tuhan menolong dia dengan menyuruh ikan besar menelannya. Di dalam perut ikan besar itu Yunus berdoa. Doanya ucapan syukur, pujian, penyesalan, dan penyerahan diri kembali kepada Tuhan. Akhirnya ikan itu memuntahkan Yunus ke daratan.



3. Pasal 3 (#/TB Yun 3:1-10*).
Yunus dipanggil untuk kedua kali
Dalam pasal 3; #/TB Yun 3:1-10* diterangkan bahwa Yunus disuruh oleh Tuhan untuk kedua kalinya pergi ke kota Niniwe yang jahat untuk menyampaikan berita bahwa empat puluh hari lagi Tuhan akan memberikan hukuman kepada seluruh kota Niniwe. Setelah Yunus melaksanakan perintah Tuhan dan menyampaikan berita itu, maka semua penduduk Niniwe beserta raja mengadakan suatu puasa besar dan bertobat dari dosanya. Oleh karena itu Allah tidak menghukum mereka.


4. Pasal 4 (#/TB Yun 4:1-11*).
Allah mendidik Yunus untuk menginsyafi bahwa Allah juga mengasihi bangsa-bangsa lain. Pertobatan yang terjadi di kota Niniwe membuat Yunus merasa tidak puas dan menjadi sangat marah bahkan mau mati. Tuhan datang dan berbicara kepadanya dengan menggunakan pohon jarak, seekor ulat dan angin kencang.
Dari ketiga hal ini Yunus mendapat pelajaran yang penting dengan kesimpulan bahwa jikalau Yunus sayang akan pohon jarak itu yang bukan Yunus buat, maka terlebih pula Tuhan mengasihi orang-orang Niniwe (bangsa bukan Yahudi), ciptaan-Nya.



II. Kesimpulan/penerapan
Dari uraian seluruh Kitab Yunus, diambil beberapa penerapan:
1. Tuhan ingin menyelamatkan orang-orang jahat kalau mereka mau bertobat.
2. Riwayat Nabi Yunus dalam Kitab ini menegur orang yang hanya mementingkan suku atau bangsanya sendiri dan tidak memperdulikan suku atau bangsa lain.
3. Manusia tidak dapat lari dari Tuhan apabila Tuhan memberi tugas, maka lebih baik melaksanakannya daripada menolaknya.
4. Kitab Yunus menunjukkan secara jelas bahwa Tuhan itu Mahakuasa.


























RINGKASAN KITAB MIKHA

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Mikha, iman anggota Jemaat dikuatkan, karena mengetahui bahwa kedatangan Tuhan Yesus sudah dinubuatkan sejak dahulu kala, dan mengerti bahwa Allah setia dalam mengampuni umat-Nya yang mengakui dosanya.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Mikha.
Isi Kitab: Kitab Mikha, terbagi atas 7 pasal. Di dalam Kitab ini kita dapat melihat hubungan kedaulatan Allah dengan hidup dan sejarah manusia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Mikha

1. Pasal 1-3 (#/TB Mi 1:1-3:12*).
Pemberitaan tentang hukuman atas Israel karena perbuatan dosanya
Pasal 1 (#/TB Mi 1:1-16*) memuat perkataan Mikha terhadap Israel mengenai dosa-dosanya karena mencemarkan Yehuda dan Yerusalem. Nabi Mikha menekankan dosa penindasan yang disebabkan oleh orang-orang kaya yang malas. Uraian tentang dosa mereka terdapat dalam pasal 2-3 ( #/TB Mi 2:1-3:12*), yaitu bahwa orang-orang hanya melakukan pemerasan terhadap orang-orang miskin. Ini didukung oleh nabi-nabi palsu dan pemimpin- pemimpin bangsa.
Dalam pasal-pasal ini Nabi Mikha memberikan teguran dan ancaman bagi mereka itu.






2. Pasal 4-5 (#/TB Mi 4:1-5:15*).
Pemberitaan tentang keselamatan di masa depan
Setelah nabi memberitahukan teguran dan hukuman bangsa itu dan semua orang yang berbuat jahat, maka ia menyampaikan berita tentang zaman kedamaian yang kekal bagi seluruh bangsa di dunia. Dalam nubuat Nabi Mikha, yang sangat penting adalah tentang tempat kelahiran sang Mesias, Tuhan kita Yesus Kristus (#/TB Mikha 5:1*) yang pengharapannya sungguh tepat, yaitu di Betlehem.



3. Pasal 6-7 (#/TB Mi 6:1-7:20*).
Allah menuntut umat-Nya, karena kesalahan dan pelanggaran mereka Akibat dari ibadah mereka kepada Allah yang tidak dengan sepenuh hati, semuanya merupakan dosa bagi Tuhan, sehingga Tuhan menuntut kepada bangsa itu supaya berbuat adil, setia dan berjalan bersama Tuhan dengan rendah hati. Akhirnya Tuhan menyatakan kesetiaan-Nya dan rahmat-Nya kepada bangsa Israel sebagai bangsa pilihan Allah.


II. Kesimpulan/penerapan
1. Nubuat nabi Mikha tentang kedatangan Penebus telah digenapi. Dengan demikian Firman Allah itu benar dan janji-janji Allah yang belum tergenapi pasti akan digenapi pada waktunya.
2. Allah sangat membenci ibadah yang hanya berdasarkan hal-hal lahiriah.
3. Mikha yang berasal dari pedalaman membuktikan bahwa Allah mau dan bisa memakai orang yang tidak berpengalaman/berpendidikan tinggi.


































RINGKASAN KITAB NAHUM

Tujuan
Supaya dengan mengetahui isi Kitab Nahum anggota jemaat mengerti dengan jelas akan kekudusan Allah, serta kasih-Nya yang besar kepada orang yang berlindung kepada-Nya. Tetapi, Ia juga adalah Allah yang dapat murka terhadap mereka yang melawan-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Nahum.
Isi Kitab: Kitab Nahum mempunyai hubungan dengan Kitab Yunus, karena keduanya berisi nubuat tentang Niniwe. Pada jaman nabi Yunus, penduduk Niniwe bertobat. Tetapi lama kelamaan mereka terjerumus lagi ke dalam kejahatan yang lebih besar. Dalam Kitab Yunus ditunjukkan kesabaran Allah. Dalam Kitab Nahum ditunjukkan kemarahan Allah. Kitab Nahum yang berjumlah 3 pasal dapat dibagi menurut isinya: pasal 1; #/TB Nah 1:1-15* berisi pernyataan hukuman atas Niniwe, pasal 2; #/TB Nah 2:1-13* berisi gambaran tentang hukuman atas Niniwe dan pasal 3 #/TB Nah 3:1-19* berisi sebab-sebab hukuman atas Niniwe.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Nahum
1. Pasal 1 (#/TB Nah 1:1-15*).
Nahum memberitakan hukuman atas bangsa Niniwe
Dalam bagian ini Nahum melukiskan kebesaran Allah sebagai raja yang sabar dan berkuasa atas seluruh dunia. Tetapi Allah juga adil dan suci, sehingga Ia menghukum kejahatan.






2. Pasal 2 (#/TB Nah 2:1-13*).
Gambaran tentang hukuman atas Niniwe
Hal ini merupakan gambaran atas suatu bangsa yang tidak mau bertobat.

3. Pasal 3 (#/TB Nah 3:1-19*).
Sebab-sebab hukuman atas kota Niniwe
Nabi Nahum menjelaskan bahwa pemusnahan kota Niniwe disebabkan karena bangsa itu tidak mau bertobat dari dosanya.





II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Nahum mengajarkan bahwa Allah adalah Allah Yang Mahapengampun dan panjang sabar, tetapi Ia juga adalah Allah yang penuh kemurkaan terhadap bangsa/orang yang tidak mau bertobat dari dosa-dosanya.
2. Kehancuran kota Niniwe merupakan peringatan terhadap bangsa-bangsa yang tidak mau mengenal Allah.
3. Allah membalaskan perbuatan manusia sesuai dengan perbuatannya.













RINGKASAN KITAB HABAKUK

Tujuan
Supaya orang-orang Kristen mengerti tentang pertumbuhan iman, serta membawa mereka kepada kedewasaan iman yang benar.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Habakuk.
Isi Kitab: Kitab Habakuk dibagi atas 3 pasal, yang berisi keluhan-keluhan tentang kekejaman bangsa fasik dan ramalan akan kejatuhan bangsa seperti itu, sebagai jawaban terhadap keluhan nabi itu.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Nabi Habakuk
1. Pasal 1 (#/TB Hab 1:1-17*).
Keluhan-keluhan Nabi Habakuk dan jawaban Allah




2. Pasal 2 (#/TB Hab 2:1-20*).
Penglihatan Nabi Habakuk
Bagian ini merupakan penglihatan yang diberikan oleh Tuhan kepada Nabi Habakuk. Ini adalah jawaban secara rohani yang dapat dimengerti oleh orang beriman.



3. Pasal 3 (#/TB Hab 3:1-19*).
Doa dan syukur Nabi Habakuk
Bagian ini menjelaskan doa dan ucapan syukur Nabi Habakuk atas keadilan Tuhan serta atas pengharapan keadaan yang akan datang.







II. Kesimpulan/penerapan
1. Pergumulan dalam hidup Nabi Habakuk membuktikan bahwa pergumulan hidup merupakan hal yang biasa dialami oleh setiap orang beriman.
2. Keteguhan Nabi Habakuk merupakan teladan kepada orang percaya, untuk memiliki keteguhan iman di dalam berbagai keadaan.
3. Kemahakuasaan Allah dengan jelas dinyatakan dalam Kitab Habakuk.
4. Sumber sukacita dan kebahagiaan tidak ada pada orang lain selain pada Allah.












RINGKASAN KITAB ZEFANYA

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi kitab Zefanya anggota jemaat mengerti dengan jelas tentang murka Allah pada masa yang akan datang terhadap segala kejahatan. Dan keselamatan serta kebahagiaan akan diberikan kepada orang yang percaya, pada Hari Tuhan.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Zefanya.
Isi Kitab: Kitab Zefanya dibagi atas 3 pasal. Kitab ini berisikan murka Allah terhadap perbuatan jahat. Dan janji keselamatan serta kebahagiaan kepada orang yang percaya pada akhir zaman (Hari Tuhan). Kitab ini ditulis pada waktu keadaan negeri Yehuda dan Yerusalem penuh dengan penyembahan berhala (#/TB Zef 1:4), percaya pada bintang-bintang ( Zef 1:5*), percaya pada dewa-dewa (#/TB Zef 1:6*), tidak mau tahu tentang Allah (#/TB Zef 1:12*), mencintai harta duniawi ( #/TB Zef 1:18*), banyak ajaran palsu dan hamba-hamba Tuhan menjadi murtad (#/TB Zef 3:1-7*). Melalui Nabi Zefanya disampaikan mengenai akan datangnya hukuman atas orang-orang yang sesat itu.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Zefanya
1. Isi Kitab Zefanya dalam pasal 1 (#/TB Zef 1:1-18*) Dalam pasal 1; #/TB Zef 1:1-18*, Nabi Zefanya melukiskan hukuman yang akan menimpa bangsa Yehuda, karena dosa-dosanya kepada Allah. Hukuman tersebut dikatakan sebagai Hari Tuhan yang dahsyat (#/TB Zef 1:2-18*).



2. Isi Kitab Zefanya dalam pasal 2 (#/TB Zef 2:1-15*)



3. Isi Kitab Zefanya dalam pasal 3 (#/TB Zef 3:1-20*)
Hukuman Allah atas bangsa-bangsa itu mempunyai tujuan supaya bangsa Yehuda yang diberi hak lebih dari bangsa lain akan menjadi takut kepada Allah dan akan melaksanakan tugas yang diberikan kepada mereka, tetapi akibatnya tidaklah demikian. Bagian akhir Kitab ini adalah nubuat tentang janji pemulihan umat pilihan Allah di masa depan. Mereka akan diselamatkan dan dikumpulkan lagi ke Palestina. Kesukaan akan terjadi karena Tuhan sudah mencabut hukuman-Nya, dan orang yang menyusahkan mereka di hukum.



II. Kesimpulan/penerapan
1. Hari Tuhan adalah hari yang dahsyat bagi seluruh dunia, karena itu hendaklah orang percaya tetap hidup dalam ketaatan iman.
2. Allah Yang Mahakuasa sangat membenci orang-orang yang hidup dalam penyembahan kepada berhala.
3. Pengharapan yang indah bagi orang percaya adalah keselamatan dan kesukaan besar dari Allah.













RINGKASAN KITAB HAGAI

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Hagai, orang-orang Kristen mengerti, bahwa pembangunan rumah ibadah (gereja) berkenan di hadirat Allah. Dan mengetahui bahwa Allah telah memberitahukan tentang berkat bagi umat-Nya yang taat dalam hal ini.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Hagai.
Isi Kitab: Kitab Hagai terdiri atas dua pasal. Di dalam Kitab ini, kita dapat melihat kelalaian bangsa Israel dalam membangun Bait Suci, serta janji-janji Allah tentang berkat bagi umat-Nya, yang mau membangun kembali Bait Suci.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Hagai
1. Pasal 1 (#/TB Hag 1:1-15*).
Panggilan untuk membangun kembali Bait Suci



2. Pasal 2 (#/TB Hag 2:1-23*).
Penghiburan Allah dalam pembangunan kembali Bait Suci


II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Hagai mengajarkan bahwa pembangunan rumah ibadah kepada Allah, adalah suatu perbuatan yang berkenan di hadirat-Nya, dan akan mendatangkan berkat.
2. Melalaikan pembangunan rumah ibadah dapat berarti melalaikan pekerjaan Tuhan.
3. Pada akhir zaman, Allah akan menghancurkan semua kerajaan bangsa-bangsa dan mewujudkan kerajaan-Nya yang kekal.















RINGKASAN KITAB ZAKHARIA

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Zakharia, orang-orang Kristen mengerti bahwa kedatangan Kristus telah dinubuatkan terlebih dahulu, dan kerajaan yang kekal juga telah diberitakan di masa lalu. Dengan demikian mereka semakin mengetahui bahwa segala apa yang dikatakan Firman Allah adalah benar.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Zakharia.
Isi Kitab: Kitab Zakharia, terbagi atas 14 pasal. Kitab ini menunjuk kepada kedatangan Kristus yang pertama dan yang kedua kali.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Zakharia
1. Pasal 1 (#/TB Za 1:1-6*).
Panggilan Allah kepada bangsa Israel untuk bertobat
2. Pasal 1-6 (#/TB Za 1:7-6:15*).
Nabi Zakharia memperoleh penglihatan-penglihatan

3. Pasal 7-8 (#/TB Za 7:1-8:23*).
Allah mengajarkan tentang ibadah puasa yang benar kepada bangsa Israel, dan janji keselamatan bagi bangsa-bangsa







II. Kesimpulan/penerapan
1. Kitab Zakharia mengajarkan bahwa segala sejarah dunia sudah berada dalam pengetahuan Allah dan kuasa-Nya.
2. Nubuatan akan kedatangan Yesus yang pertama telah terjadi, mengajarkan bahwa nubuatan yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali pasti akan digenapi.
3. Nubuatan-nubuatan yang sudah digenapi membuktikan bahwa Allah tidak pernah berdusta/berbohong dalam perkataan-Nya.







































RINGKASAN KITAB MALEAKHI

Tujuan
Supaya dengan mengenal isi Kitab Maleakhi orang-orang Kristen mengerti, bahwa Allah tidak berkenan terhadap orang yang menolak penyembahan yang benar kepada-Nya.

Pendahuluan
Penulis : Nabi Maleakhi.
Isi Kitab: Kitab Maleakhi terbagi atas 4 pasal. Kitab ini adalah Kitab terakhir dalam urutan Perjanjian Lama. Di dalam Kitab ini, kita dapat melihat kasih dan hukuman Allah terhadap umat pilihan-Nya yang tidak menuruti Firman-Nya.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Maleakhi

1. Pasal 1 (#/TB Mal 1:1-5*).
Allah menyatakan betapa besar kasih yang sudah diberikannya kepada bangsa Israel, umat pilihan-Nya

2. Pasal 1-3 (#/TB Mal 1:6-3:5*).
Allah memberikan tuntutannya kepada bangsa Israel, yang sudah menerima kasih dan kemurahan-Nya
3. Pasal 4 (#/TB Mal 4:1-6*).
Allah menyatakan bahwa hari penghakiman (hari Tuhan) akan menjadi suatu hari yang dahsyat dan membinasakan bagi orang-orang yang tidak bertobat.

II. Kesimpulan/penerapan
1. Tuntutan Allah kepada bangsa Israel untuk bertobat, mengajarkan bahwa Allah juga menuntut semua umat manusia untuk bertobat karena Ia telah memberikan apa yang ada pada manusia (setiap orang).
2. Allah melalui Kitab Maleakhi mengajarkan bahwa Ia mengetahui isi hati orang yang beribadah kepada-Nya.
3. Kitab Maleakhi mengajarkan bahwa memberikan persembahan persepuluhan
merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya, karena itu merupakan hak Allah.
4. Kitab Maleakhi mengajarkan betapa besar murka Allah kepada umat-Nya yang
masih melakukan penyembahan berhala, sihir dsb.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar